Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Korban Jiwa Serangan Israel ke Gaza Jauh Lebih Besar dari Perang Ukraina

SELASA, 12 DESEMBER 2023 | 12:53 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Sudah lebih dari dua bulan, perang di Jalur Gaza tidak kunjung berakhir. Total korban di pihak Palestina dilaporkan telah mencapai 18.200 orang dengan 49.645 lainnya dalam keadaan luka-luka.

Jumlah itu hampir dua kali lipat dari total korban dalam perang Ukraina-Rusia yang berlangsung selama hampir tiga tahun. Merujuk pada data PBB, disebutkan bahwa korban sipil yang tewas dalam perang Ukraina sebanyak 10 ribu orang, 560 di antaranya adalah anak-anak.

Kondisi di Jalur Gaza semakin memanas setelah pasukan pertahanan Israel (IDF) mengalihkan pusat pertempurannya dari wilayah Utara menuju Selatan.


Pekan lalu, IDF mengaklaim pihaknya telah menguasai jantung kota Khan Younis, Gaza Selatan dan mendorong agar pengungsi Palestina mengevakuasikan diri lebih jauh ke Selatan dekat perbatasan Rafah.

Sebagian besar wilayah Gaza telah menjadi puing-puing akibat serangan tersebut, dan PBB memperkirakan 1,9 juta dari 2,4 juta penduduknya telah mengungsi. Sekitar setengahnya adalah anak-anak.

Perwakilan Tinggi Uni Eropa untuk Urusan Luar Negeri dan Kebijakan Keamanan, Josep Borrell bahkan menyebut kehancuran yang disebabkan oleh perang Israel-Hamas sudah seperti kiamat, bahkan kekacauannya jauh lebih besar daripada yang dialami Jerman pada Perang Dunia II.

Layanan kesehatan telah hancur, dengan hanya 14 dari 36 rumah sakit di Gaza yang berfungsi sesuai kapasitasnya.

Di tempat lain, ketika persediaan bahan pokok habis dan kondisi sanitasi memburuk, perempuan dan anak perempuan mulai menggunakan potongan kain untuk menampung darah menstruasi mereka.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya