Berita

Cawapres Nomor Urut 2, Gibran Rakabuming Raka i Sentul International Convention Center, Bogor, Jawa Barat, Minggu (10/12)/Rep

Politik

Gibran: Program Makan Siang dan Susu Gratis Ada di 76 Negara, Bukan Mengada-Ngada

MINGGU, 10 DESEMBER 2023 | 22:03 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Program makan siang dan susu gratis pasangan Capres-Cawapres Nomor Urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka kerap dikritik oleh beberapa pihak.

Terkait itu, Cawapres Nomor Urut 2, Gibran Rakabuming Raka menegaskan bahwa program lazim digunakan di banyak negara.

“Banyak yang nyinyir ya, tapi bapak ibu harus tahu, program makan siang dan susu gratis sudah ada di 76 negara. Sudah dirasakan manfaatnya oleh lebih dari 400 juta anak. Jadi ini bukan program yang mengada-ngada,” tegas Gibran di depan ribuan kader partai pengusung dan relawan yang hadir di Sentul International Convention Center, Bogor, Jawa Barat, Minggu (10/12).


Acara yang dipandu oleh komedian Andre Taulany dan Sule itu kian semarak, saat Gibran maju dengan membawa makanan dan susu. Mereka berdua pun menggosok bahwa program ini sering dikritik.

“Saya bawa sesuatu, gagasan yang konkret, bukan sebuah teori atau retorika. Ini saya mau mengenalkan program makan siang dan susu gratis buat anak-anak kita,” ujar putra sulung Presiden Jokowi tersebut.

Sule pun berkelakar bahwa dirinya belum makan sejak hari Jumat. Dia pun mengingatkan sesuai peribahasa, agar susu jangan dikasih ikan nila.

“Akibatnya karena nila setitik, rusak susu sebelah,” kelakarnya.

Gibran pun menanggapi dengan santai celotehan Sule dan Andre. Di sisi lain, dia menghendaki agar anak-anak Indonesia mendapatkan gizi yang baik.

“Kita harap ke depan tidak ada lagi anak-anak kita yang kelaparan, yang di Jakarta, Pulau Jawa, Kalimantan, semuanya mendapat gizi yang sama, hak yang sama,” tandasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya