Berita

Wakil Presiden AS Kamala Harris/Net

Dunia

Kamala Harris: AS Tidak Akan Biarkan Warga Palestina Tinggalkan Gaza dan Tepi Barat

MINGGU, 03 DESEMBER 2023 | 08:16 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Amerika Serikat (AS) menegaskan pihaknya tidak akan membiarkan relokasi warga Palestina dari Gaza dan Tepi Barat. Alih-alih, warga Palestina harus dipersatukan kembali di bawah satu entitas pemerintahan.

Begitu yang disampaikan oleh Wakil Presiden AS Kamala Harris di sela-sela KTT Iklim (COP28) di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA) pada Sabtu (2/12).

“Amerika Serikat tidak akan mengizinkan relokasi paksa warga Palestina dari Gaza atau Tepi Barat, pengepungan Gaza, atau penggambaran ulang perbatasan Gaza," kata Harris, seperti dikutip Al Arabiya.


Dia juga mengatakan bahwa setelah perang berakhir, upaya untuk membangun kembali harus dilakukan., termasuk menyatukan rakyat Palestina di bawah kepemimpinan Otoritas Palestina.

“Wakil presiden menjelaskan bahwa Hamas tidak dapat mengendalikan Gaza, yang tidak dapat dipertahankan demi keamanan Israel, kesejahteraan rakyat Palestina, dan keamanan regional,” kata pernyataan Gedung Putih.

Otoritas Palestina yang didukung Barat memerintah sebagian wilayah Tepi Barat yang diduduki. Hamas merebut kendali Gaza pada tahun 2007 dari partai utama Fatah yang dipimpin Presiden Palestina Mahmoud Abbas, dan telah memerintah wilayah tersebut sejak saat itu.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya