Berita

Ketua TPN Ganjar-Mahfud, Arsjad Rasjid, bersama Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto/Ist

Politik

Banyak Tekanan Jelang Pilpres 2024, Hasto Ungkap Kondisi Batin Menteri-menteri PDIP di Kabinet

MINGGU, 19 NOVEMBER 2023 | 01:21 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Tekanan demi tekanan yang dialami PDI Perjuangan menjelang Pilpres 2024 semakin terasa. Namun, tidak ada tekanan dirasakan pada Menteri-menteri PDIP di Kabinet Indonesia Maju.

Sebab, menteri-menteri dari PDIP di kabinet bekerja profesional membantu Presiden.

Begitu disampaikan Sekjen DPP PDIP, Hasto Kristiyanto, kepada wartawan usai konsolidasi TPN dan TPD Ganjar-Mahfud di Hotel Sari Pan Pacific Jl. MH Thamrin No.6, Jakarta Pusat, Sabtu (18/11).


“Jadi menteri dari PDI Perjuangan tetap bertanggung jawab bagi bangsa dan negara, karena tugasnya jadi pembantu Presiden RI, siapapun itu. Jadi tidak ada tekanan-tekanan,” jelas Hasto.

Kendati begitu, Hasto menyebut bahwa ketika muncul perbedaan pilihan politik pada Pemilu 2024, ada kondisi batin yang agak kurang pas dirasakan menteri-menteri PDIP di kabinet.  

“Kalau ada batin yang kurang pas, mungkin,” ucapnya.

Terlepas dari itu, Hasto menegaskan bahwa PDIP selalu dewasa dalam berpolitik. Termasuk dalam menghadapi pasang surutnya tensi politik di Tanah Air. Sebab, PDIP merupakan salah satu partai yang sudah melalui berbagai zaman.

“Ibaratnya ini ujian naik kelas, ibaratnya mental spiritual ujian terhadap soliditas partai, ujian terhadap konsistensi dalam semangat juang, khususnya amanat reformasi. Ini semua ujian-ujian bagi kami, dan kami tanggapi dengan semangat,” pungkasnya.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

UPDATE

Digelar di Ambon, Muktamar XIV KAMMI Usung Semangat Ale Rasa, Beta Rasa

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:29

KPU Perlu Keluarkan Surat Gibran Tidak Memenuhi Syarat Wapres

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:13

Gumarang Soroti Perubahan Sikap Rocky Gerung Setelah Masuk Lingkaran Istana

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:48

10 Saham Paling Tertekan saat IHSG Anjlok 7 Persen

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:16

OJK Serahkan Lagi Hasil Penelusuran Aset DSI, Bareskrim Sudah Sita Rp432 Miliar

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:04

Eksekusi Suntik Mati Gagal, Christa Pike Akui Alami Trauma dan Rasa Sakit

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:52

Harga Bitcoin Tertekan Setelah Binance Dibobol Hacker

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:44

Pendiri Ayam Goreng Suharti Tutup Usia, Merintis Bisnis Sejak 1956

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:30

Intel Babak Belur, Saham Anjlok 29 Persen

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:19

Kemlu Dalami Informasi WNI Tewas Saat Dinas Militer di Rusia Lewat KBRI Moskow

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:05

Selengkapnya