Berita

Salah satu pekerja Starbucks mengangkat flyer dalam aksi mogok kerja pada Kamis, 16 November 2023/Reuters

Bisnis

Tuntut Peningkatan Gaji dan Tambahan Tenaga Kerja, Pekerja Starbucks di AS Gelar Aksi Mogok Kerja

SABTU, 18 NOVEMBER 2023 | 12:24 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pekerja di sejumlah gerai Starbucks di Amerika Serikat melakukan aksi mogok kerja pada Kamis (16/11), untuk menyuarakan tuntutan peningkatan gaji dan penambahan karyawan.

Aksi ini berlangsung pada acara tahunan Red Cup Day, di mana Starbucks membagikan cangkir bertema liburan kepada pelanggan yang membeli kopi.

Dalam Red Cup Day tahun sebelumnya, terjadi lonjakan kunjungan ke gerai Starbucks di AS yang mencapai 94 persen dibandingkan rata-rata harian sepanjang tahun.



Workers United, yang mewakili lebih dari 9.000 karyawan Starbucks di sekitar 360 gerai di AS, menyebut acara ini sebagai salah satu hari yang paling menyulitkan staf, apalagi bagi gerai yang tidak memiliki cukup banyak staf di perusahaan tersebut.
Para pekerja menyatakan keluhan karena tingginya jumlah pesanan minuman yang membuat pelanggan harus menunggu lama.

Seorang barista Neha Cremin di Oklahoma City yang ikut dalam aksi tersebut mengemukakan tuntutannya atas kebijakan perusahaan yang menjadwalkan promosi Red Cup Day tanpa menambah jumlah staf.

Cremin mengatakan bahwa kekurangan staf merugikan pekerja dan menciptakan pengalaman yang tidak menyenangkan bagi pelanggan.

"Starbucks menciptakan kondisi kerja yang sangat menegangkan dengan menjadwalkan promosi demi promosi tanpa menambah jumlah staf," kata Cremin dalam siaran pers serikat pekerja.

"Starbucks telah menegaskan bahwa mereka tidak akan mendengarkan para pekerja, jadi kami melakukan advokasi untuk diri kami sendiri dengan melakukan pemogokan," pungkasnya.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

BGN Setop Sementara Operasional 1.276 SPPG, Ini Sebabnya

Kamis, 17 September 2026 | 01:56

DPR Apresiasi Kejagung Sita Aset dalam Kasus Febrie Tanpa Pandang Bulu

Kamis, 17 September 2026 | 01:30

Perang Dunia Ketiga Is Coming?

Kamis, 17 September 2026 | 01:04

KKP dan FAO Bidik Sektor Perikanan Genjot Ketahanan Pangan

Kamis, 17 September 2026 | 00:49

Kasus Teror di Papua Bikin Masyarakat Ragu dengan Kemampuan TNI-Polri

Kamis, 17 September 2026 | 00:20

Pemimpin Merupakan Refleksi Sistem Politik yang Dibangun Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 | 00:01

Pergantian Menteri Harus Jadi Momentum Perkuat Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 16 September 2026 | 23:35

Ada “Nama Ajaib”, Bos Pajak dan Bea Cukai Minta Rotasi Era Purbaya Dibatalkan

Rabu, 16 September 2026 | 23:08

KPK Didesak Bongkar Jaringan Sistematis Korupsi Layanan ATR/BPN

Rabu, 16 September 2026 | 22:41

Prabowo: PT Timah Untung 900 Persen Berkat Efisiensi BUMN

Rabu, 16 September 2026 | 22:36

Selengkapnya