Berita

Aksi demonstrasi mahasiswa untuk memboikot aplikasi Grab di Medan, Jumat (17/11)/Ist

Nusantara

Makin Meluas, Aksi Boikot Grab Terjadi di Medan dan Padang

JUMAT, 17 NOVEMBER 2023 | 19:29 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Unjuk rasa hingga seruan boikot aplikasi Grab meluas hingga ke Kota Medan, Sumatera Utara. Aksi ini dilakukan buntut dari pernyataan istri CEO Grab Anthony Than, Chloe Tong di media sosial yang dianggap bernada dukungan terhadap Israel.

Hari ini, massa mengatasnamakan Masyarakat Kota Medan Peduli Palestina (MKMPP) menggelar unjuk rasa di Kantor Grab Kota Medan untuk meminta Chloe Tong bertanggung jawab dan meminta maaf secara terbuka.

"Fatwa MUI menyerukan masyarakat untuk memboikot produk-produk yang pro-Israel. Tapi istri CEO Grab malah pro-Israel,” ujar Ketua Aksi MKMPP, Rahmat Kristian saat berorasi di Kantor Grab Medan, Jumat (17/11).


Namun sayang, massa gagal bertemu manajemen Grab Medan lantaran kantor tutup sejak Jumat pagi.

"Kami akan melakukan aksi lanjutan dan kembali datang ke sini sampai tuntutan kami dipenuhi,” tegas Rahmat.

Tidak hanya di Medan, aksi serupa juga dilakukan seratusan orang dari Aliansi Mahasiswa Peduli Palestina di Padang, Sumatera Barat. Unjuk rasa tersebut digelar tepat di depan Kantor Dinas Perhubungan Sumatera Barat.

Di Kota Medan, ada tiga tuntutan yang disampaikan oleh Gubernur Dema FDIK UIN Imam Bonjol Padang, Hidayatul Fikri. Pertama, menuntut izin operasional Grab di Kota Padang dicabut.

Kedua, mengajak seluruh masyarakat Sumatera Barat meng-uninstal dan memboikot aplikasi Grab sebagai dukungan dan solidaritas terhadap warga Palestina.

"Ketiga, boikot produk-produk Israel. Serangan Israel terhadap Palestina semakin membabi-buta. Kita tidak bisa tinggal diam," tegas Fikri.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Budi Arie Bakal Dipolisikan soal Ucapan Percepatan Pemilu 2029

Senin, 07 September 2026 | 22:28

Teluk Bayur: Jangan Membangun Aset Tanpa Kargo

Senin, 07 September 2026 | 22:10

PLTP Gunung Ungaran Miliki Sejumlah Manfaat, Eksplorasi Layak Dilanjutkan

Senin, 07 September 2026 | 21:55

Purbaya Tak Ambil Pusing Pramono Ngotot Terbitkan Obligasi DKI Rp5,2 Triliun

Senin, 07 September 2026 | 21:35

BRI dan Serikat Pekerja BRI Tandatangani PKB 2026-2028

Senin, 07 September 2026 | 21:28

Wakapolri Minta Kecakapan Personel dalam Penanganan Bencana dan Konflik Sosial

Senin, 07 September 2026 | 21:15

Dua Pimpinan DPRD Kota Bengkulu Kompak Mangkir Panggilan KPK

Senin, 07 September 2026 | 20:50

Prabowo Instruksikan BRI dan BSI Siapkan Rekening untuk Masyarakat

Senin, 07 September 2026 | 20:48

OJK Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Pelanggaran Keterbukaan Informasi

Senin, 07 September 2026 | 20:46

Pemerintah Siapkan OMC Atasi Sebaran Abu Anak Krakatau di Empat Provinsi

Senin, 07 September 2026 | 20:31

Selengkapnya