Berita

Diskusi bertajuk "Quo Vadis Demokrasi dan Hukum Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi", yang diselenggarakan Koalisi Masyarakat Sipil Kawal Pemilu Demokratis, di Fakultas Hukum Universitas Katolik Parahyangan, Bandung, Jawa Barat, Kamis (16/11)/Ist

Politik

Hanya PKS Penuhi Kuota Caleg Perempuan, Perludem: Alarm Bahaya Demokrasi

KAMIS, 16 NOVEMBER 2023 | 20:37 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pelaksanaan Pemilu 2024 hanya tinggal menghitung hari, setelah KPU RI mengumumkan daftar caleg tetap (DCT) serta mengundi nomor urut calon presiden dan calon wakil presiden peserta pilpres.

Dewan Pembina Perludem, Titi Anggraini, mengatakan, salah satu yang menjadi catatan gelaran pemilu adalah keterpenuhan kuota calon legislatif perempuan sebanyak 30 persen oleh partai politik.

Catatan itu, disampaikan Titi dalam diskusi bertajuk "Quo Vadis Demokrasi dan Hukum Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi", yang diselenggarakan Koalisi Masyarakat Sipil Kawal Pemilu Demokratis, di Fakultas Hukum Universitas Katolik Parahyangan, Bandung, Jawa Barat, Kamis (16/11).


Titi mengatakan, sejauh ini, belum ada ketegasan dari KPU RI selaku penyelenggara, terhadap partai politik yang tidak memenuhi kuota caleg perempuan.

"Tidak ada ketegasan dari KPU untuk mengambil sikap terhadap parpol yang tidak memenuhi prasyarat kuota keterwakilan perempuan," kata Titi.

Lanjutnya, sikap KPU RI itu, menjadi ancaman nyata terhadap jalannya demokrasi. Terlebih, asas kesetaraan hak perempuan dalam politik.

"Alarm bahaya demokrasi semakin nyaring dan menjadi ancaman terhadap demokrasi," pungkasnya.

Adapun dari 18 partai politik peserta Pemilu 2024, hanya Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang memenuhi kuota minimal 30 persen perempuan.

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Digiring ke Bareskrim, 10 Tersangka Sabu Blue Ice 1,2 Ton Terancam Hukuman Mati

Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:18

KPK Bongkar Kejanggalan Status Bima-Richard dan Proyek Pengadaan BNPB

Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:18

Menlu RI dan Singapura Bertemu, Bahas Penindakan Korporasi Pelaku Karhutla

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:47

Lula dan Prabowo dalam Angka juga Cerita

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:30

Sejarah Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928, Tonggak Persatuan Bangsa

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:22

Dari Vietnam, Gus Lilur Desak KPK Usut Dugaan Politik Uang Muktamar NU

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:21

BRIN Percepat Uji Klinis 19 Kandidat Obat Herbal Menuju Fitofarmaka

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:16

Koperasi Jadi Motor Ekonomi Desa di Era Prabowo-Gibran

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:12

BCA Catat Laba Bersih Rp45,2 Triliun, Naik 4,2 Persen

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:05

Daftar Peringkat Ballon d'Or 2026: Harry Kane Juara, Messi Posisi Kelima

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya