Berita

Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep menyalami Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri di acara pengundian nomor urut capres-cawapres/Net

Politik

Ini Alasan Gibran Salim ke Megawati Sebelum Penetapan Nomor Urut

RABU, 15 NOVEMBER 2023 | 03:30 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Momen menarik terjadi sesaat sebelum proses pengundian nomor urut pasangan capres-cawapres dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI pada Senin malam (14/11) di Jakarta.

Momen itu adalah saat cawapres Koalisi Indonesia Maju, Gibran Rakabuming Raka, menyalami Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. Aksi Gibran ini dilakukan bersama sang adik yang adalah Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep.

Usai acara, Gibran menjelaskan alasannya menyalami Megawati.


"Salim saja, menghormati beliau," jelas Gibran di kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa malam (14/11).

"Yang pasti kan kami menghormati beliau ya. Harus saling (menghormati) ya," sambungnya.

Tak hanya ke Megawati, Gibran juga menyalami Hasto Kristiyanto. Ditanya apakah hal tersebut menjadi bentuk berpamitan dari PDIP, Gibran tak mengiyakan.

"Enggak, salim (saja)," kata Gibran.

Megawati tiba di gedung KPU sekitar pukul 20.05 WIB dan duduk di barisan depan. Tak lama kemudian, Gibran terlihat berdiri dan menghampiri Megawati untuk menyalaminya.

Hal tersebut lantas diikuti oleh capres Prabowo Subianto dan Ketum PSI Kaesang Pangarep.

Usai menyalami Megawati, Gibran pergi ke belakang tempat duduk Megawati untuk untuk menyalami Hasto.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya