Berita

Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka/Net

Politik

Elektabilitas Positif, Posisi Prabowo-Gibran Semakin Unggul Jelang Pilpres 2024

SENIN, 13 NOVEMBER 2023 | 16:15 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Semakin dekat waktu pencoblosan Pilpres 2024, Elektabilitas Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka semakin mentereng.

Dalam survei Indikator Politik Indonesia (IPI), elektabilitas Prabowo-Gibran unggul dari dua kompetitornya, Ganjar Pranowo-Mahfud MD dan Anies Baswedan.

"Untuk simulasi pasangan capres dan cawapres, Prabowo-Gibran berada di posisi teratas dengan hasil yang tinggi yakni 39,7 persen," kata Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi, dalam keterangannya, Senin (13/11).


Berurutan setelah Prabowo-Gibran, kata Burhanuddin, Ganjar-Mahfud MD (30 persen) dan Anies-Muhaimin (24,4 persen).

Masih kata Burhanuddin, elektabilitas Prabowo-Gibran juga mengalami peningkatan sebesar 2,7 persen dibandingkan periode sebelumnya. Sementara Ganjar-Mahfud mengalami penurunan yang cukup signifikan sebesar 4,8 persen.

Tepatnya, pada survei yang dilakukan Indikator pada 16-20 Oktober lalu, Prabowo memperoleh 37 persen dan Ganjar 34,8 persen.
 
"Terjadi penurunan tajam Mas Ganjar diikuti oleh kenaikan suara Pak Prabowo," pungkasnya.

Survei dilakukan pada 27 Oktober sampai dengan 1 November 2023, secara tatap muka dengan jumlah sampel sebanyak 1.220 responden dari 38 provinsi.

Ditetapkan margin of error sebesar kurang lebih sebesar 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya