Berita

Perbedaan rumput Jakarta International Stadium (JIS) sebelum (kiri) dan sesudah (kanan) direnovasi/Repro

Politik

Bernuansa Politis, Renovasi Rumput JIS Berbuah Pahit

SENIN, 13 NOVEMBER 2023 | 11:56 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Sejak awal, penggantian rumput Jakarta International Stadium (JIS) yang dilakukan pemerintah pusat untuk ajang Piala Dunia U-17 di Indonesia telah menimbulkan pro kontra.

Aktivis Kolaborasi Rakyat Jakarta, Andi Sinulingga memaklumi jika kemudian terbentuk pandangan di masyarakat bahwa polemik ini bernuansa politis. Mengingat saat ini mendekati Pilpres dan JIS dibangun semasa Anies menjabat Gubernur Jakarta.

"Tak ada apapun yang direnovasi, kecuali rumput JIS yang dirusak," kata Andi saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Senin (13/11).


Masyarakat pun membandingkan hasil renovasi yang dilakukan pemerintah pusat dengan rumput JIS era Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2021, Anies Baswedan.

Setelah direnovasi, warna rumput stadion yang terletak di Jakarta Utara itu malah terlihat tidak hijau merata. Sebagian justru terlihat berwarna gelap, coklat kehitaman.

"Politisasi olah raga demi kepentingan pilpres itu akhirnya berbuah pahit bagi pelakunya, rumput stadion kebanggaan warga Jakarta pun jadi korbannya," tandas Andi Sinulingga.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya