Berita

Mahfud MD dan Ganjar Pranowo/Net

Politik

Lewat Program Demokratisasi Wirausaha, Ganjar-Mahfud Berdayakan Pengusaha Muda

MINGGU, 12 NOVEMBER 2023 | 03:51 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pasangan calon presiden-wakil presiden Ganjar Pranowo-Mahfud MD diyakini bakal memprioritaskan sektor wirausaha, khususnya bagi pengusaha muda.
 
“Saat ini, jumlah pengusaha yang ada di Indonesia baru sekitar 3,4 persen. Persentase ini masih kurang, karena yang dibutuhkan adalah sekitar 12-14 persen. Maka dari itu, peningkatan jumlah wirausaha secara signifikan sangat dibutuhkan untuk mencapai status sebuah negara maju,” kata Wakil Ketua Umum Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud MD, Bagas Adhadirgha, dalam keterangannya, Sabtu (11/11).

Menurutnya, sektor wirausaha harus mampu mendorong inovasi, menciptakan lapangan pekerjaan, dan meningkatkan persaingan. Bagas juga menyoroti kendala-kendala yang dihadapi wirausahawan, seperti birokrasi rumit, tumpang tindih kewenangan, serta kurangnya sumber daya dan modal.


Dalam mengatasi tantangan tersebut, Bagas mengungkapkan bahwa Ganjar-Mahfud akan meluncurkan program “Demokratisasi Wirausaha” untuk memajukan sektor wirausaha. Program ini bertujuan memberikan dukungan berupa pendampingan, jaringan, dan keuangan kepada mereka yang ingin berusaha, terutama para anak muda.

“Bonus demografi Indonesia akan memberikan kesempatan untuk mempercepat kemajuan ekonomi dengan menaruh fokus pada peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, penguatan kapasitas tenaga kerja,” ucap Pengusaha Muda ini.

Lebih lanjut, Bagas menjelaskan bahwa Ganjar-Mahfud akan memberikan fasilitas dan dukungan finansial bagi wirausahawan muda. Mereka juga akan menyelenggarakan program pemuda intensif, termasuk mentoring, pelatihan, dan pembekalan keterampilan.

“Tak hanya itu, Ganjar-Mahfud juga akan membuka akses ke jaringan bisnis yang luas. Dukungan finansial juga akan diberikan Ganjar-Mahfud untuk membuka start-up dan usaha bisnis baru,” pungkasnya.

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Tembok Pertahanan Persib Kunci Sukses Juara Paruh Musim

Sabtu, 17 Januari 2026 | 03:36

Tabur Bunga Dharma Samudera

Sabtu, 17 Januari 2026 | 03:19

Realisasi Investasi DKI Tembus Rp270,9 Triliun Sepanjang 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 02:59

Pemerintah Tidak Perlu Dibela

Sabtu, 17 Januari 2026 | 02:40

SP3 Eggi Sudjana Banjir Komentar Nyinyir Warganet

Sabtu, 17 Januari 2026 | 02:12

TNI AL Bentuk X Point UMKM Genjot Ekonomi Masyarakat

Sabtu, 17 Januari 2026 | 01:49

Perkara Ijazah Palsu Jokowi jadi Laboratorium Nasional di Bidang Hukum

Sabtu, 17 Januari 2026 | 01:27

Trump Resmikan Dewan Perdamaian Gaza Bergaya Kolonial

Sabtu, 17 Januari 2026 | 01:01

TNI Boleh Urus Terorisme sebagai Kelanjutan Polri

Sabtu, 17 Januari 2026 | 00:45

Politikus PKB Minta Jangan Ada Paranoid soal Pilkada Via DPRD

Sabtu, 17 Januari 2026 | 00:20

Selengkapnya