Berita

Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri/Net

Politik

Seteru PDIP Vs Jokowi, Pengamat: Sudah Sampai Titik Nadir

SABTU, 11 NOVEMBER 2023 | 21:10 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Seteru PDIP dengan Presiden Joko Widodo, setelah Gibran Rakabuming Raka menjadi bakal cawapres pendamping Prabowo Subianto di Pilpres 2024, semakin memanas.

Pasalnya, elite PDIP mulai meluapkan kekecewaan dan kesedihannya atas sikap Jokowi ke Megawati Soekarnoputri. Teranyar, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menangis saat menceritakan hubungan Megawati dengan Jokowi dalam sebuah podcast.

Bagi pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga, tangisan Hasto sudah cukup membuktikan bahwa hubungan PDIP dan Jokowi kian menurun.


“Hubungan PDIP dengan Joko Widodo sudah sampai pada titik nadir terendah,” kata Jamiluddin Ritonga kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (11/11).

Pecahnya hubungan antara PDIP dengan Jokowi, kata Jamiluddin, sebetulnya adalah hal biasa dalam politik. Hal itu juga sedianya berlaku pada semua aktor politik lainnya.

“Jadi, kalau kepentingan PDIP sudah tidak sama dengan Jokowi, tentu logis bila Megawati memasang jarak. PDIP bisa saja tetap berada di pemerintahan tapi tidak lagi memberi dukungan sepenuhnya. PDIP bisa memposisikan diri layaknya duri dalam daging,” kata Jamiluddin.

Dengan cara itu, lanjut dia, PDIP dapat menekan Jokowi tanpa kehilangan menterinya di kabinet.

“Di sini PDIP tetap sejalan dengan kepentingannya, namun membuat Jokowi selalu tidak nyaman,” tandasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Rakyat Ingin Hukum yang Keras terhadap Pelaku Korupsi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 02:19

Sumber APBN Berpeluang dari Harta Rampasan Koruptor

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:57

Gaduh Desil DTSEN, Bonnie Triyana: Buka Mekanisme Sanggah

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:21

Aset Daerah Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:03

Ribuan Pengunjung Padati Hari Pertama Danantara Housing Expo

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:52

Leonardi Divonis 2,5 Tahun Penjara Meski Tak Terbukti Terima Uang

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:22

Kecurigaan Netizen Benar, Habis Karhutla, Muncullah Sawit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:01

Pelindo-BNN Edukasi Pelajar di Empat Kota soal Bahaya Narkoba

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31

Pos Polisi di Kolong Flyover Slipi Dibakar Massa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:10

UU Perampasan Aset Beri Kepastian Hukum Berantas Korupsi

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:00

Selengkapnya