Berita

Duta Besar Yordania untuk India, Mohamed Salam Jameel A.F. El-Kayed/Net

Dunia

Dubes Yordania Yakin India Mampu Berperan Selesaikan Konflik di Asia Barat

SABTU, 11 NOVEMBER 2023 | 14:50 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Meski menyatakan Abstein pada resolusi PBB tentang gencatan senjata Gaza yang diajukan Yordania,  India diyakini mampu mengambil peran penting untuk perdamaian di kawasan Asia Barat.

Duta Besar Yordania untuk India, Mohamed Salam Jameel A.F. El-Kayed, menghormati keputusan India untuk tidak ikut campur dalam konflik tersebut.

"Itu adalah keputusan India. Kami menghormatinya. Kami tidak ikut campur dalam hal itu. Setiap negara mengambil pendiriannya sendiri sesuai dengan kepentingannya," ujarnya, seperti dikutip dari ANI News pada Sabtu (11/11).


Kendati demikian, Dubes El-Kayed menilai bahwa India berpotensi memainkan peran penting dalam upaya penyelesaian masalah di Asia Barat. Sebab, India adalah merupakan kekuatan baru di dunia yang kerap terlibat dalam upaya perdamaian internasional dan mengirimkan bantuan ke berbagai wilayah konflik.

"Saya pikir India dapat berperan dalam situasi ini untuk menyelesaikan masalah dan menyelamatkan nyawa orang-orang yang terbunuh di sana,” tegasnya.

Sejak perang pecah bulan lalu, beberapa negara, termasuk Yordania, telah menarik duta besar mereka untuk Israel.

Menteri Luar Negeri Ayman Safadi mengatakan duta besar Yordania hanya akan kembali ke Tel Aviv jika Israel menghentikan perangnya.

Yordania memimpin resolusi tentang  gencatan senjata di Gaza dan akses kemanusiaan di Majelis Umum PBB.

Resolusi bertajuk 'Perlindungan warga sipil dan menegakkan kewajiban hukum dan kemanusiaan' itu didukung oleh 120 suara, 14 menentangnya, dan 45 abstain.

India, Australia, Kanada, Jerman, Jepang, Ukraina, dan Inggris abstain dalam pemungutan suara.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Pabrik Bioetanol Bakal Diperbanyak, Pemerintah Siapkan Revisi Perpres 40

Selasa, 08 September 2026 | 18:19

BUK Migas Harus Lebih Gesit Kejar Investasi dan Lifting

Selasa, 08 September 2026 | 17:57

Menimbang Ulang Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 17:41

Pemerintah Harus Antisipasi Kekeringan dan Gagal Panen akibat El Nino

Selasa, 08 September 2026 | 17:34

Purbaya soal Utang Whoosh Dicicil 80 Tahun: Kita Udah Mati, Santai Aja!

Selasa, 08 September 2026 | 17:23

KPK Panggil Anggota DPRD Hingga Pengurus Golkar Jateng di Kasus Bupati Pemalang

Selasa, 08 September 2026 | 17:14

Masa Jabatan Kapolri: Open Legal Policy atau Celah Subjektivitas?

Selasa, 08 September 2026 | 16:47

Rusia dan Korea Utara Buka Jembatan Darat Pertama di Perbatasan

Selasa, 08 September 2026 | 16:40

RUU Pemilu Jangan Keluar dari Filosofi Dasar Demokrasi

Selasa, 08 September 2026 | 16:34

Purbaya Curhat Suka Duka jadi Menkeu, Berat Badan Sempat Turun 14 Kg

Selasa, 08 September 2026 | 16:31

Selengkapnya