Berita

CEO Meta, Mark Zuckerberg/Net

Dunia

Mark Zuckerberg Tolak Program Meta untuk Kesehatan Mental Remaja

SABTU, 11 NOVEMBER 2023 | 11:41 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Sejumlah inisiatif raksasa teknologi Meta untuk meningkatkan kesehatan mental remaja pada pengguna Facebook dan Instagram berulangkali ditolak oleh CEO Mark Zuckerberg.

Mengutip CNN Business pada Sabtu (11/11), kabar itu terungkap melalui berkas kasus hukum Meta yang didapatkan dari pengadilan Massachusetts.

Zuckerberg disebut telah mengabaikan permintaan CEO Instagram Adam Mosseri dan Presiden Urusan Global Nick Clegg yang meminta agar Meta berbuat lebih banyak untuk melindungi jutaan remaja di AS.


Ini menunjukkan bahwa pengaruh Zuckerberg  sangat besar terhadap Meta dan kondisi internal raksasa teknologi itu ternyata sedang tidak baik-baik saja.

Pengadilan menyebut Zuckerberg menolak proposal Meta tahun 2014 yang berisi desakan untuk menonaktifkan filter kecantikan di instagram.

"Filter itu diduga membahayakan kesehatan mental remaja dengan mempromosikan ekspektasi citra tubuh yang tidak realistis, menurut versi yang belum disunting," ungkap laporan tersebut.

Kendati demikian pada April 2020, permintaan penghapusan filter ditolak mentah-mentah karena Zuckerberg tidak menemukan data yang menunjukkan bahwa filter Instagram berbahaya.

Meski ditolak, nyatanya proposal tersebut mendapat dukungan luas termasuk dari internal Meta, seperti Kepala Kebijakan Instagram Karina Newton, Kepala Facebook Fidji Simo, dan Wakil Presiden Desain Produk Meta Margaret Gould Stewart.

Stewart kemudian menulis surat kepada Zuckerberg. Dia khawatir bahwa keputusann untuk tidak menonaktifkan filter dapat menghantui perusahaan.

"Menurut saya ini bukan keputusan yang tepat mengingat resikonya. Saya hanya berharap beberapa tahun dari sekarang kita akan melihat ke belakang dan merasa nyaman dengan keputusan yang kita buat di sini," kata Stewart.

Menanggapi banyak tuntutan tersebut, juru bicara Meta Andy Stone mengatakan filter gambar seperti itu biasa digunakan di industri media sosial.

Stone menegaskan bahwa filter Meta berbeda. Mereka melarang filter yang secara langsung mempromosikan bedah kosmetik, perubahan warna kulit, atau penurunan berat badan yang ekstrem.

“Kami dengan jelas mencatat kapan filter digunakan dan kami berupaya untuk secara proaktif meninjau dampak terhadap aturan ini sebelum diterapkan," ujar Stone.

Dia menambahkan, Meta memiliki 30 alat yang bisa mendukung remaja dan keluarga, termasuk kemampuan untuk menetapkan batas waktu pemakaian perangkat dan opsi untuk menghapus jumlah suka dari postingan.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Tokoh Reformasi Amien Rais, Megawati, Sultan HB X dan Gus Dur

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:15

KPK Panggil Mantan Kepala BBPJN Stanley Cicero

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:55

Trump Geram Kuba Tak Kunjung Tumbang Meski Dihantam Embargo Minyak AS

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:54

UEA Diduga Diam-Diam Ikut Serang Iran

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:47

Juri Lomba Cerdas Cermat Jangan Antikritik

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:45

Dua Ajudan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Digarap KPK

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:41

Purbaya Dorong Insentif Mobil Listrik di Tengah Ancaman Konflik Iran-AS Berkepanjangan

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:25

Gibran Puji Inovasi Transportasi Gratis Pemprov DKI

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:20

Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar di Kalbar Harus Diulang

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Aktivis Global Sumud Flotilla Alami Penyiksaan Selama Ditahan Israel

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Selengkapnya