Berita

Andre Vincent Wenas/RMOL

Publika

Hasil Survei Internal "Bocor Halus"

OLEH: ANDRE VINCENT WENAS
SENIN, 06 NOVEMBER 2023 | 16:23 WIB

HASIL survei internal Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) “bocor halus” keluar. Artinya, ada survei yang diperuntukan hanya bagi pihak yang memesan, tapi hasilnya bisa dibaca oleh pihak eksternal (bukan pihak pemesan survei).

Tapi namanya politisi, kalau nggak bikin heboh dunia persilatan bukan politisi namanya. Andre Rosiade adalah politisi senior Gerindra, entah dapat “bocor halus” dari mana ia mencuit via akun X-nya.

“Ada kabar yg beredar bahwa Survei telepon SMRC @saifulmujani 31 Okt-3 Nov 2023. Prabowo Gibran 45,3 %, Ganjar Mahfud 22,9%, Anies Muhaimin 19%. Kalo ini benar, Insya Allah menuju 1 Putaran & ini penyebab serangan ke Prabowo Gibran. Ditunggu info & Rilisnya bang @saifulmujani,” cuit @andre_rosiade di akun X-nya pada Sabtu (4/11).


Ini tentu kabar gembira di sisi Prabowo-Gibran yang mesti terus menyemangati kubu Ganjar-Mahfud agar tetap semangat untuk mempertahankan tempat kedua dari manuver kubu Anies-Muhaimin.

Sementara itu, Peneliti lembaga survei SMRC bilang, Saidiman Ahmad bilang. "Ya. Itu bukan dari kami," katanya, Minggu (5/11).

Tentu saja, namanya juga “bocor halus”, nggak mungkin ada yang mau mengaku membocorkannya walau secara halus ke pihak eksternal. Betul kata Saidiman Ahmad, ini (bocornya) bukan dari sumber resmi SMRC, tapi dari sumber yang tidak resmi. Entah siapa.

Istilah yang dipopularkan sendiri oleh para petugas partai di PDIP ini kan suatu “pengkhianatan”. Jangan dong hasil survei yang hasilnya bisa bikin malu (dan marah) teman-teman di PDIP itu dipertontonkan ke publik. Kita harus bantu teman-teman di PDIP untuk menjaga etika perpolitikan. Agar situasi tetap kondusif.

Kita sendiri sampai sekarang masih bingung untuk membedakan apakah ini “bocor halus” atau bocor biasa. Apa bedanya? Kan sama-sama bocor, artinya informasi yang untuk konsumsi pemesan (pihak yang bayar) tapi diketahui juga oleh pihak eksternal (yang terima bocoran, dan gratis lagi). Dobel dong ngelabanya.

Rembesannya – de facto – sudah mengalir kemana-mana. Bahkan dokumen PDF-nya sudah sudah bisa diakses berkat ulah bocor halus atau bocor biasa itu. Entah itu asli atau tidak.

Era digital seperti sekarang bisa membuat segala dokumen didigitalisasikan sehingga super mudah untuk kirim atau transfer file ke segala pelosok.

Di file PDF versi bocoran yang sudah beredar kemana-mana itu bisa terbaca juga selain performa pasangan Prabowo-Gibran yang semakin moncer, juga performa PSI. Partai Solidaritas Indonesia yang komandannya sekarang Kaesang Pangarep.

Selama ini performa PSI dalam laporan survei SMRC selalu masih dibawah satu persen, tapi dalam laporan versi bocoran ini tiba-tiba jadi 2,3%. Naik lebih dari 100%. Efek Kaesang rupanya mulai unjuk gigi.

SMRC adalah salah satu lembaga survei yang kredibel. Walau info ini didapat dari bocoran yang oleh SMRC sendiri dikatakan, “Ya. Itu bukan dari kami" tapi bagi penyimak yang sudah melihatnya silahkan menilainya sendiri.


*Penulis adalah Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Perspektif (LKSP) Jakarta



Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya