Berita

Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan/Net

Politik

Menghadapi Tahun Politik, Tak Ada Alasan Jokowi Ganti Kepala BIN Budi Gunawan

MINGGU, 05 NOVEMBER 2023 | 12:33 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Sejumlah pihak mendorong Presiden Joko Widodo mengganti Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan karena sudah tujuh tahun menjabat, sehingga butuh penyegaran.

Menyikapi hal tersebut, pengamat intelijen dan terorisme Stanislaus Riyanta memprediksi Presiden Jokowi tidak akan mengganti kepala BIN di tahun politik ini.

"Itu masih rumor. Masih isu. Saya kira itu tidak terjadi. Saya berharap itu tidak terjadi. Tidak semudah itu. Apalagi ada istilah memecat kan," kata Stanislaus kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (5/11).


Menurutnya, tidak ada masalah apapun yang dilakukan Budi Gunawan selama ini. Sehingga tidak ada alasan untuk mengganti posisinya sebagai orang nomor satu di BIN.

"Saya kira pemecatan itu kalau ada masalah besar kemudian dipecat. Enggak ada. Tidak ada urgensi untuk mengganti apalagi memecat ya," tegas Stanislaus.

Menurut Stanislaus, akan berisiko jika Presiden Jokowi mengganti kepala BIN di tahun politik ini.

"Terlalu beresiko kalau melakukan penggantian kepala BIN di saat situasi seperti saat ini. Risikonya begini, intelijen itu bekerja tidak dalam satu hari dua hari," kata Stanislaus.

"Intelijen ini bekerja satu bulan dua bulan sampai lama. Kemudian hasilnya baru diperoleh. Kalau tiba-tiba diganti akan aneh. Saya kira tidak akan diganti," tutupnya.



Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya