Berita

Tradisi perang cendol dawet di Grbogan, Jawa Tengah/RMOLJateng

Nusantara

Ini Tradisi Unik Memohon Hujan di Grobogan

SABTU, 04 NOVEMBER 2023 | 04:14 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Masyarakat Dusun Medang, Desa Banjarejo, Kecamatan Gabus, Grobogan menggelar tradisi unik dalam ritual memohon turunnya hujan. Tradisi unik itu adalah perang cendol dawet.

Tradisi tersebut dilaksanakan di salah satu tempat leluhur masyarakat setempat, yang dikenal dengan pasujudan Ajisaka. Sebelum tradisi perang dimulai, sesepuh desa setempat terlebih dahulu melakukan ritual doa.

Ratusan warga yang menanti ritual perang berteduh di bawah pohon Trembesi tak jauh dari lokasi. Mereka menyiapkan dawet dari rumah mereka masing-masing menggunakan ember, plastik, tempat air minum, dan lainnya.


Setelah doa selesai, tanpa aba-aba warga langsung berhamburan saling serang menggunakan cendol. Pakaian mereka pun basah kuyup terkena cendol.

“Tujuan dari tradisi perang cendol ini, bertujuan memohon agar hujan segera turun. Sedangkan, cendol dawet dalam tradisi tersebut hanya merupakan sarana dalam  acara tersebut," kata Juru Kunci Pasujudan Ajisaka, Busroni, dikutip Kantor Berita RMOLJateng, Jumat (3/11).

Dia mengatakan, kekeringan terjadi sudah lebih dari enam bulan, sehingga  ketersedian air bersih bagi masyarakat dan untuk lahan pertanian semakin menipis.

Tradisi perang cendol dawet tersebut selalu dilakukan warga saat kemarau panjang melanda desa. Sesuai tradisi, kegiatan dilaksanakan pada hari Jumat Pon.

"Ini inisiatif warga. Sejak saya masih kecil tradisi ini sudah dilakukan. Semoga hujan segera turun di desa kami. Sehingga petani bisa cepat bercocok tanam," ungkapnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya