Berita

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto/Ist

Bisnis

Airlangga Jawab Pertanyaan Bahlil Soal Target Investasi Rp 1.650 Triliun di 2024

SABTU, 21 OKTOBER 2023 | 15:58 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Dalam merespons pertanyaan Menteri Investasi Bahlil Lahadalia mengenai target investasi sebesar Rp 1.650 triliun pada 2024, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memberikan penjelasan yang rinci.

Dalam pernyataan yang dikeluarkan Sabtu (21/10), Airlangga menjelaskan bahwa target ambisius tersebut telah ditetapkan setelah mempertimbangkan berbagai faktor, di antaranya data historis investasi, kebutuhan untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi yang telah ditetapkan, dampak pelaksanaan UU Cipta Kerja, kebutuhan investasi untuk mendukung kebijakan hilirisasi dan transisi energi, serta investasi yang dibutuhkan untuk menyelesaikan proyek-proyek strategis nasional.

Seluruh pertimbangan itu diharapkan dapat didukung oleh semua pihak, yang harus bekerja sama secara sinergis dan memberikan kontribusi terbaik untuk menghadapi tantangan global yang kompleks.


"Pemerintah, investor, asosiasi dan pelaku usaha, perbankan, maupun media berperan sangat penting dalam membangun optimisme pembangunan ekonomi Indonesia. Seluruh pihak diharapkan dapat bersinergi dan memberi kontribusi yang terbaik dalam menghadapi berbagai tantangan global yang tidak mudah ini," tegas Airlangga.

Airlangga juga mengungkapkan bahwa untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi sekitar 5,3 persen (year on year) pada 2023, diperkirakan akan dibutuhkan investasi sebesar Rp 6.189 triliun.

Mayoritas investasi itu diharapkan akan berasal dari masyarakat sekitar 84,7 persen, dengan kontribusi dari pemerintah sebesar 9,7 persen, dan sisanya berasal dari Badan Usaha Milik Pemerintah (BUMN).

Sementara untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi sekitar 5,2 persen (yoy) pada 2024, diperlukan investasi dari berbagai sektor ekonomi yang mencapai sekitar Rp 6.900 triliun.

Airlangga menambahkan bahwa sumber dana investasi tersebut dapat berasal dari berbagai sumber, termasuk investasi pemerintah, perbankan, pasar modal, belanja modal BUMN, penanaman modal, dan pendanaan internal perusahaan.

Maka, Airlangga menargetkan penanaman modal untuk 2024 sebesar Rp 1.650 triliun yang disampaikan dalam Ratas Pembahasan Kebijakan Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) Tahun 2024 pada Februari silam.

Penjelasan itu dipaparkan Airlangga setelah Bahlil mempertanyakan soal target investasi tersebut, di mana Bahlil membeberkan realisasi investasi per kuartal III 2023 yang menyentuh Rp 374,4 triliun. Sedangkan realisasi hingga September 2023 mencapai Rp 1.053,1 triliun, di mana target tahun ini berada di level Rp 1.400 triliun.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

Habib Syakur Kritik Elite Politik: Demokrasi Jangan Dijadikan Arena Gaduh

Senin, 18 Mei 2026 | 10:20

MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota, Pengamat Sebut IKN Hanya Ambisi Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 10:02

Pakar Soroti Masalah Struktural yang Hambat Investasi Asing ke RI

Senin, 18 Mei 2026 | 09:56

Polemik Muktamar Mathla’ul Anwar Berlanjut ke Pengadilan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:51

IHSG Ambles 190 Poin, Rupiah Terpukul ke Rp17.661 per Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 09:47

Emas Antam Turun di Awal Pekan, Termurah Rp1,4 Juta

Senin, 18 Mei 2026 | 09:32

Prabowo Tekankan Pangan Harga Mati, Siap Disalahkan Jika Rakyat Kelaparan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:22

Awal Pekan, Dolar AS Masih Perkasa di Level 99 Setelah Reli Sengit Akhir Pekan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:14

Harga Minyak Dunia Makin Naik, Kembali Sentuh 110 Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 08:44

Bursa Asia Tertekan, Kospi Paling Merah

Senin, 18 Mei 2026 | 08:18

Selengkapnya