Berita

Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang atau Jasa Pemerintah (LKPP), Hendrar Prihadi/RMOL

Bisnis

Transaksi Lebih Cepat, LKPP Capai Sejumlah Kemajuan

JUMAT, 20 OKTOBER 2023 | 09:16 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Sejumlah kemajuan berhasil dicapai oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang atau Jasa Pemerintah (LKPP), termasuk transaksi yang jauh lebih cepat.

Ditemui usai acara podcast dengan Kantor Berita Politik RMOL baru-baru ini, Ketua LKPP Hendrar Prihadi menyebutkan bahwa sejak Oktober 2023 pengadaan barang telah mencapai 67 persen.

"Kecepatan dalam bertransaksi jauh lebih cepat dibandingkan tahun sebelumnya. Di Oktober saja sudah mencapai 67 persen pengadaan yang sudah mulai dikerjakan," kata Hendri.


Selain itu, dari jumlah produk atau penyedia. Hendri melaporkan bahwa di bulan Oktober penyedia barang telah mencapai sekitar 6,7 juta, dari sebelumnya hanya sekitar 1,7 juta.
 
"Ketiga, dari total transaksi kalau tahun sebelumnya sekitar Rp 87 triliun,  sekarang sudah mencapai 140 sekian triliun," tambah Ketua LKPP tersebut.

Selanjutnya Hendri juga menyebutkan bahwa Usaha Mikro, Kecil dan Koperasi (UMKK) yang terlibat sudah mendekati angka 40 persen, dengan produk dalam negeri yang sudah mencapai angka 90 persen dibandingkan tahun lalu yang hanya 76 persen.

Meski begitu, Hendri itu juga menekankan perlunya kerja sama yang harus terus ditingkatkan guna memaksimalkan tugas LKPP.

"Jadi memang perlu sebuah kerja bersama,  kerja besar untuk bisa menyikapi lima arahan dari Pak Presiden ini," pungkasnya.

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Modal Asing Keluar Rp7,71 Triliun, BI Catat Tekanan di SBN pada Pertengahan Januari 2026

Jumat, 16 Januari 2026 | 08:05

Dolar AS Menguat ke Level Tertinggi Enam Pekan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:56

Kejauhan Mengaitkan Isu Ijazah Jokowi dengan SBY–AHY

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:48

RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Menyandera Lawan Politik

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:40

Jenazah 32 Tentara Kuba Korban Serangan AS di Venezuela Dipulangkan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:33

Bursa Eropa: Efek Demam AI Sektor Teknologi Capai Level Tertinggi

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:16

Emas Tak Lagi Memanas, Tertekan Data Tenaga Kerja AS dan Sikap Moderat Trump

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:06

Wajah Ideal Desa 2045

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:50

TPU Tegal Alur Tak Tersangkut Lahan Bersengketa

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:23

Kemenkes Siapkan Rp1,2 Triliun untuk Robotik Medis

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:04

Selengkapnya