Berita

Ketua DPP PDI Perjuangan, Eriko Sotarduga/RMOL

Politik

Gibran Ngaku Tidak Diundang Deklarasi Mahfud MD, PDIP: Seluruh Kepala Daerah Ikut di Zoom

RABU, 18 OKTOBER 2023 | 18:17 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Ketidakhadiran Walikota Solo, Gibran Rakabuming Raka, dalam acara deklarasi cawapres Mahfud MD di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta Pusat, Rabu (18/10) menyimpan sebuah tanda tanya. Terlebih Gibran mengaku tidak diundang oleh DPP PDIP.

Terkait hal ini, Ketua DPP PDI Perjuangan, Eriko Sotarduga mengatakan, tak seluruh DPD, DPC, diundang DPP mengikuti acara, karena kapasitas gedung DPP PDIP yang terbatas. Untuk itu DPP menyiapkan Zoom untuk para kader.

“Begini, ini saya sampaikan, semua kader itu diminta untuk ikut Zoom dan YouTube, kenapa? Karena kapasitas di lantai 5, teman-teman media bisa lihat sendiri, sangat terbatas,” kata Eriko di Media Center TPNGP, Jalan Cemara, Jakarta Pusat, Rabu (18/10).


“Jadi memang seluruh DPD, DPC, tidak ada yang diundang ke DPP, yang diundang sangat terbatas,” imbuhnya.

Eriko menambahkan, seluruh kepala daerah dari PDIP juga diundang dan dipersilakan mengikuti acara via Zoom dan YouTube.

“Seluruh kepala daerah juga silakan mengikuti di Zoom, melalui kanal-kanal YouTube dan lain-lain, dan itu semua sudah disebar mulai dari kemarin,” jelasnya.

"Saya sendiri baru dapat undangan itu kemarin malam, diminta untuk jam 9 pagi ada di kantor DPP untuk deklarasi,” sambungnya.

Disinggung apakah Gibran hadir di aplikasi Zoom ketika deklarasi tadi, Eriko mengaku tidak memantaunya.

“Tentu kita kan enggak bisa lihat kan karena kami ada di fisik, itu kan Zoom jumlahnya banyak sekali. Tapi kalau yang hari Senin saya lihat langsung, karena itu tidak banyak, hanya berapa ratus, saya lihat langsung ada tulisannya Gibran, hadir di situ,” tutupnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya