Berita

Mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo/RMOL

Politik

Pandawa Nusantara Dukung KPK Bongkar Dugaan Korupsi di Kementan

SABTU, 14 OKTOBER 2023 | 20:33 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pandawa Nusantara memberikan dukungan pada upaya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membongkar perkara korupsi di Kementerian Pertanian RI dengan tersangka mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo.

Selain itu, tersangka lainnya adalah Sekjen Kementan Kasdi Subagyono dan Direktur Alat dan Mesin Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Muhammad Hatta.

Sekretaris Jenderal Pandawa Nusantara, Faisal Anwar, menilai, dugaan tindak pidana Korupsi di Kementan yang dilakukan oleh SYL, merupakan permasalahan serius yang dapat berdampak buruk pada sektor pertanian.


"Tindakan KPK untuk memberantas korupsi di Kementan sangat penting karena untuk meningkatkan produksi pertanian dan kesejahteraan petani," kata Faisal Anwar, dalam keterangan tertulis, Sabtu (14/10).

Lebih lanjut, kata Faisal, jika merujuk pada hasil pengungkapan KPK, bahwa perkara dugaan tindak pidana korupsi di Kementan dilakukan secara bersama-sama menyalahgunakan kekuasaan dengan memaksa memberikan setoran untuk proses lelang jabatan.

Termasuk, lanjutnya, ikut serta dalam pengadaan barang dan jasa disertai penerimaan gratifikasi di lingkungan Kementerian Pertanian.

"Oleh karena itu, kami meminta kepada KPK melakukan pendalaman untuk membongkar dugaan korupsi di Kementan dari hulu sampai hilir," tandasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya