Berita

Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto di tengah acara Golkar Bershalawat di Lapangan Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (11/10)/Ist

Politik

Situasi Geopolitik Tidak Pasti, Ketum Golkar Ingatkan Jaga Pemilu Tetap Damai

KAMIS, 12 OKTOBER 2023 | 02:56 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Menjelang Pemilu 2024, pemerintah Indonesia harus mewaspadai situasi geopolitik dunia akhir-akhir ini. Terutama, setelah eskalasi konflik Palestina-Israel yang kembali pecah.

Begitu pesan Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto usai menghadiri shalawat berjemaah yang digelar Partai Golkar di Lapangan Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat pada Rabu malam (11/10)

"Saat sekarang geopolitik semakin tidak jelas. Perang Rusia-Ukraina belum selesai, di Timur Tengah (konflik) Palestina-Israel kencang," kata Airlangga, dikutip Kantor Berita RMOLJabar.


Menteri Koordinator Bidang Perekonomian itu berharap, memanasnya situasi global tidak berimbas pada kondisi politik di tanah air.

Airlangga meyakini bila Indonesia saat ini sedang ada di "persimpangan". Hasil Pemilu 2024, katanya, akan sangat menentukan masa depan Indonesia di kemudian hari.

Oleh karena itu, Airlangga menekankan pentingnya semua pihak memastikan pelaksanaan Pemilu 2024 bisa berjalan dengan damai tanpa diwarnai pertikaian yang dapat memicu disintegrasi bangsa.

"Karena dengan kondisi damai, kita bisa segera lepas dari jebakan ekonomi kelas menengah," tandasnya.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

Habib Syakur Kritik Elite Politik: Demokrasi Jangan Dijadikan Arena Gaduh

Senin, 18 Mei 2026 | 10:20

MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota, Pengamat Sebut IKN Hanya Ambisi Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 10:02

Pakar Soroti Masalah Struktural yang Hambat Investasi Asing ke RI

Senin, 18 Mei 2026 | 09:56

Polemik Muktamar Mathla’ul Anwar Berlanjut ke Pengadilan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:51

IHSG Ambles 190 Poin, Rupiah Terpukul ke Rp17.661 per Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 09:47

Emas Antam Turun di Awal Pekan, Termurah Rp1,4 Juta

Senin, 18 Mei 2026 | 09:32

Prabowo Tekankan Pangan Harga Mati, Siap Disalahkan Jika Rakyat Kelaparan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:22

Awal Pekan, Dolar AS Masih Perkasa di Level 99 Setelah Reli Sengit Akhir Pekan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:14

Harga Minyak Dunia Makin Naik, Kembali Sentuh 110 Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 08:44

Bursa Asia Tertekan, Kospi Paling Merah

Senin, 18 Mei 2026 | 08:18

Selengkapnya