Berita

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir/Net

Dunia

Ketum Muhammadiyah: Tanpa Ketegasan PBB, Konflik Palestina-Israel Akan Terus Berlanjut

RABU, 11 OKTOBER 2023 | 17:39 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Sikap Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) dinilai kurang tegas dalam menghadapi konflik Israel dan Palestina yang telah berlangsung selama lebih dari tujuh dekade.

Hal itu disampaikan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir selama konferensi pers di Gedung Pusat Muhammadiyah, Jakarta pada Rabu (11/10).

Menurut Haedar, di usia PBB yang ke-78 tahun, organisasi internasional yang diikuti oleh hampir semua negara di dunia itu belum juga berhasil membawa perdamaian dan keamanan di Palestina.


"Ketika PBB dan negara-negara maju membawa misi perdamaian, dunia tanpa kekerasan, perlindungan terhadap HAM, tetapi mengapa membiarkan tragedi ini (kekerasan di Palestina) terus terjadi?" ujarnya.

Haedar berpendapat, kegagalan PBB menciptakan perdamaian lantaran organisasi itu enggan mengakui Palestina sebagai negara.

"Seperti kita tahu, Israel sudah lama diakui oleh PBB, sementara Palestina hingga saat ini hanya menjadi negara pengamat," urai Haedar.

Haedar kemudian mempertanyakan, apakah PBB akan terus membiarkan konflik Palestina dan Israel terus berlanjut. Sebab, jika tidak ada ketegasan dari PBB, maka perdamaian yang diharapkan tidak akan pernah tercapai.

"Apakah dunia dan PBB akan membiarkan tragedi kemanusiaan dan perang yang ada di depan mata terus berlangsung?" tanyanya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya