Berita

Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka/Net

Politik

Analisa Direktur IPR: Gerindra Serius Duetkan Prabowo-Gibran

SENIN, 09 OKTOBER 2023 | 11:38 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Partai Gerindra diprediksi serius menduetkan Prabowo Subianto dengan putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka pada Pilpres 2024.

Prediksi itu disampaikan Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin merespons adanya usulan dari Partai Gerindra Tangerang Selatan (Tangsel) agar Gibran Rakabuming Raka dipilih jadi cawapres Prabowo.

“Kalau saya melihat, memang itu sudah menjadi skema dari Gerindra, bahwa Gibran didorong menjadi cawapresnya Prabowo, keliatannya Gerindra yang inginkan, makanya ada usulan tadi ya Gerindra Tangsel. Ya keliatannya Gerindra serius ingin menjadikan Gibran cawapres,” kata Ujang kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu, Senin (9/10).


Ujang juga pernah menjumpai spanduk-spanduk pasangan Prabowo-Gibran mulai bertebaran di sejumlah wilayah, khususnya di Bandung, Jawa Barat.

“Saya lihat tadi di jalan, saya arah Bandung, ada foto Prabowo dengan Gibran. Dan isu itu juga santer saat ini, Prabowo-Gibran,” kata Ujang.

Namun begitu, dosen Ilmu Politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia ini menilai keputusan akhir kemungkinan Gibran bakal dijadikan pendamping Prabowo masih bergantung pada putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait batas minimum usia capres-cawapres.

“Soal bisa atau tidaknya ya tergantung keputusan MK. Kalau keputusan MK menyetujui Gibran bisa jadi cawapres apapun narasinya, misalkan diturunkan 35 tahun atau pernah jadi kepala daerah. Logika apapun yang dibuat oleh MK sehingga Gibran jadi cawapres ya,” pungkas Ujang.




Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya