Berita

Latihan Komando Operasi Khusus (Koopssus) TNI/Ist

Pertahanan

Koopssus TNI Gelar Latihan di Titik Vital Pelaksanaan KTT AIS

SENIN, 09 OKTOBER 2023 | 04:39 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Ancaman sabotase dan teror menjadi salah satu perhatian Panglima TNI dalam menyusun organisasi Satuan Pengamanan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Archipelagic Island States (AIS) Forum tahun 2023. Forum itu, akan berlangsung di Bali pada 10 dan 11 Oktober 2023.

Menghadapi dua ancaman itu, Panglima TNI Laksamana Yudo Margono, mengerahkan satgas pasukan khusus TNI, yang terdiri dari SAT 81 Kopassus TNI AD, Denjaka TNI AL dan Satbravo TNI AU yang berada di bawah kendali Komando Operasi Khusus (Koopssus) TNI.

Pasukan ini, dikerahkan untuk mengamankan forum negara kepulauan dan pulau kecil itu, karena memiliki kemampuan kontra sabotase dan teror dengan keahlian mencari, mengidentifikasi dan menghancurkan sasaran teror.


Selain itu, keberhasilan dan kesuksesan penyelenggaraan KTT AIS Forum ini, tidak hanya akan berdampak terhadap reputasi pasukan pengamanan, akan tetapi juga akan berdampak bagi reputasi dan nama baik bangsa Indonesia di kancah internasional.

Dalam rangka menguji dan mempertajam keahlian, Satgas Passus melaksanakan latihan aksi khusus dengan metode pengerahan pasukan pada titik kuat, pada parameter utama antara lain Nusa Dua Komplek, Peninsula, Pelabuhan Benoa, dan Bandara Ngurah Rai, Bali, Minggu (8/10).

Latihan pengamanan KTT AIS kali ini, dilaksanakan dengan metode infiltrasi pasukan yang diskenariokan on board menggunakan Helikopter Caracal, dengan 24 personel melaksanakan aksi khusus gabungan darat, laut dan udara serta dua personel jump master dari TNI AU.

Disampaikan Wadankoopssus TNI Brigadir Jenderal TNI (Mar) Supriyono, latihan  ini merupakan salah satu upaya untuk mengamankan tamu negara dalam mengikuti KTT AIS pertama di Bali.

"Kita membantu dan memperkuat pengamanan Paspampres apabila ada kelompok-kelompok yang tidak menghendaki keamanan berjalan dengan lancar," ujar Supriyono.
 
Adapun alutsista yang digelar pada latihan tersebut yaitu 2 Rantis P6 ATAV, 1 Ransus JUNKLE, 1 Ransus INKAS dan 1 ambulan.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya