Berita

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan bertemu para pedagang dan membeli produk-produk lokal di Pusat Grosir Cililitan (PGC) Jakarta Timur, Selasa (3/10)/Ist

Nusantara

Datangi Pusat Grosir Cililitan, Zulkifli Hasan: Pemerintah Sungguh-sungguh Perhatikan UMKM

RABU, 04 OKTOBER 2023 | 00:19 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pemerintah berupaya memperhatikan para pedagang dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah(UMKM) secara sungguh-sungguh.

Penegasan tersebut disampaikan Menteri  Perdagangan Zulkifli Hasan usai  bertemu para pedagang dan membeli produk-produk lokal di Pusat Grosir Cililitan (PGC) Jakarta Timur, Selasa (3/10).

“Atas perintah Presiden, kita harus sungguh-sungguh memperhatian UMKM  kita karena UMKM mewakili  sekitar 90 persen kegiatan bisnis.  Keberpihakan kepada UMKM  tidak  bisa  ditawar.  Kita bina dan kembangkan UMKM terus agar UMKM bisa menguasai pasar domestik, lalu mereka bisa mengekspor. Kalau Indonesia mau menjadi negara maju tahun 2045, kita harus menguasai ekspor,” kata Mendag Zulkifli kepada wartawan setelah berbelanja.


Mendag yang akrab disapa Zulhas ini membeli sejumlah produk fesyen seperti  baju koko, batik, dan kaos serta  membeli beberapa produk perawatan tubuh. Produk-produk yang dibeli tersebut merupakan hasil produksi dalam negeri, termasuk buatan UMKM.

Zulhas menyampaikan, pemerintah selalu berkomitmen untuk melindungi keberlangsungan dan pertumbuhan UMKM.

Menurutnya, komitmen yang tegas ini merupakan hal penting  karena UMKM  merupakan salah satu  pilar penting perekonomian Indonesia.
 
Zulhas meyakini, dukungan terhadap UMKM akan bermanfaat mendukung target pertumbuhan ekonomi oleh pemerintah.

Selain berbelanja, Zulhas juga berdialog dengan para penjual  saat berkeliling dan menyambangi  sejumlah toko, antara lain yang menjual  sepatu, aksesori, dan  kacamata.  

Zulhas berharap pusat-pusat perbelanjaan  seperti PGC akan semakin  ramai pembeli, terutama setelah Kementerian Perdagangan mengeluarkan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 31 Tahun 2023 tentang Perizinan  Berusaha, Periklanan, Pembinaan, dan Pengawasan Pelaku Usaha  dalam Perdagangan melalui Sistem Elektronik.

“Tadi dengar sendiri di dalam, masih belum ramai tapi sudah ada yang belanja,” kata Zulhas.

Zulhas juga mengatakan, pemerintah akan terus mengawasi barang-barang impor yang masuk ke pusat perbelanjaan. Menurutnya, barang-barang dari luar negeri harus memenuhi ketentuan impor yang berlaku, termasuk   dalam hal standar yang ditetapkan pemerintah Indonesia. Untuk itu, ia mengatakan akan terus menertibkan produk-produk impor.

“Kami akan lihat dan akan kami tertibkan. Produk-produk  ini kan harus  memenuhi standar, misalnya terkait Standar Nasional Indonesia (SNI),  izin Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), serta kesesuaian produk dengan dokumen jika melalui mekanisme post-border. Saya sore ini rapat   dengan Presiden untuk memperhatikan fenomena barang impor di pusat-pusat perbelanjaan,” demikian Zulhas.



Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Muhammadiyah Himpun Rp6 Miliar untuk Korban Gempa NTT, Rp3,4 Miliar Telah Disalurkan

Sabtu, 05 September 2026 | 10:18

Emas Antam Ambruk Rp30.000, Termurah Dibanderol Rp1,3 Juta

Sabtu, 05 September 2026 | 09:19

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Hukuman Dua Pelaku Diringankan

Sabtu, 05 September 2026 | 08:50

Hari Pelanggan Nasional 2026, Pertagas Perkuat Layanan dan Keandalan Energi

Sabtu, 05 September 2026 | 08:14

112 Tersangka Kasus Karhutla Sudah Ditangkap, 55 Perkaran Dilidik

Sabtu, 05 September 2026 | 07:41

RUU Perampasan Aset Potensial Menjarah Aset Seluruh Rakyat

Sabtu, 05 September 2026 | 06:46

112 Tersangka Kasus Karhutla Ditangkap, Terbanyak di Riau

Sabtu, 05 September 2026 | 06:34

Muhammadiyah Layani Penyintas Gempa NTT

Sabtu, 05 September 2026 | 06:17

JHL Foundation Beri Beasiswa Kelapa untuk 100 Mahasiswa UBB

Sabtu, 05 September 2026 | 06:02

Operasi Modifikasi Cuaca Dioptimalkan di Kalbar dan Kalteng

Sabtu, 05 September 2026 | 05:52

Selengkapnya