Berita

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri bersama Presiden Jokowi dan Wapres Ma;ruf Amin/RMOL

Politik

Fokus Menangkan Pemilu, Usul Jokowi Jadi Ketum PDIP akan Dibahas dalam Kongres 2025

MINGGU, 01 OKTOBER 2023 | 08:07 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Putra sulung Presiden ke-1 RI Soekarno, Guntur Soekarnoputra meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi Ketua Umum PDIP dan Megawati Soekarnoputri menjadi dewan pembina.

Menyikapi hal tersebut, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menuturkan PDIP menampung semua gagasan yang hadir dari seluruh elemen masyarakat.

"Ya, di dalam media tersebut, kan memang disampaikan opini untuk menyampaikan berbagai gagasan-gagasan. Ya, sebagai gagasan, tentu saja kami menerima sebagai masukan," kata Hasto di JiExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (1/10).


Menurutnya, PDIP saat ini sedang memprioritaskan kemenangan Pemilu 2024. Sehingga, ada mekanisme yang perlu dijalankan untuk proses pergantian ketua umum.

"Ini Rakernas yang keempat, dan kemudian Rakernas yang kelima akan dilakukan setelah Pemilu, baru pada tahun 2025 akan dilaksanakan Kongres Partai yang keenam," ucapnya.

"Nah, di dalam kongres itu, kedaulatan berada di tangan anggota. Itu lembaga pengambil keputusan tertinggi, sehingga itulah yang nanti mekanisme yang berjalan di dalam partai," imbuhnya.

Hasto mengatakan ada tradisi di PDIP untuk mendengar suara dan aspirasi politik arus bawah, serta mendengarkan hati sanubari dari seluruh anggota partai dalam menentukan pemimpin PDIP.

"Karena, kongres itu akan diikuti oleh seluruh utusan-utusan dari tingkat yang paling bawah. Maka, namanya utusan yang membawa mandat," ujarnya.

"Nah, sehingga itu nanti, akan, pada tahun 2025. Kita menangkan dulu [Pemilu], dan setelah Pemilu dimenangkan oleh dukungan rakyat, PDI Perjuangan harus mengawal," demikian Hasto.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

UPDATE

Hashim Bantah Janjikan HP Gratis, Ngaku Dipelintir Media

Jumat, 30 Oktober 2026 | 00:13

Hemat Biaya Operasional, Drone Pertanian Frogs Bidik Program Cetak Sawah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45

28 Jam Pemuda Bicara di Malang Usung Deklarasi ‘Sumpah Promptmuda’

Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:24

Kemenkop dan Pertamina Patra Niaga Luncurkan Model Pengumpulan Minyak Jelantah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:59

Asap dan Sengsara

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:52

Sempat Ditahan, 19 Demonstran Sumpah Pemuda Dibebaskan

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:38

32,7 Juta Investor Kecewa Nilai Saham Anjlok Imbas MSCI, Hashim: Saya Juga

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:12

PLN Siap Pasok Daya Andal untuk Jaringan Usaha Telkom Group

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:47

Tim Yaqut Hadirkan Saksi Meringankan dalam Sidang Kuota Haji

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:36

Singapura Panggil 10 Perusahaan RI soal Karhutla, Rosan: Investasi Tetap Terbuka

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:21

Selengkapnya