Berita

Pangdam II Sriwijaya, Mayjen TNI Yanuar Adil/ist

Nusantara

Tangani Karhutla, Pangdam Sriwijaya Sindir Para Pemilik Lahan yang Hanya Datang Saat Musim Tanam

JUMAT, 29 SEPTEMBER 2023 | 03:57 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Permasalahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) adalah masalah bersama seluruh masyarakat. Terutama para pemilik lahan yang secara langsung punya tanggung jawab terhadap kondisi lahan yang dimilikinya.

Hal ini disampaikan Panglima Komando Daerah Militer II Sriwijaya, Mayjen TNI Yanuar Adil, sebagai respons atas berbagai laporan terkait dengan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayahnya.

Dalam kunjungan kerjanya ke Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, Mayjen Yanuar Adil secara khusus mengajak pemilik lahan untuk aktif berpartisipasi dalam penanganan kebakaran tersebut.


Jenderal bintang dua ini menyoroti masalah ketidakaktifan pemilik lahan selama musim kebakaran hutan dan lahan. Ia mengungkapkan bahwa banyak pemilik lahan yang tidak berada di lokasi saat terjadi kebakaran, tetapi baru turun tangan saat musim tanam tiba.

"Ini kan banyak ya saya lihat di laporan Pak Danrem. Saya ditanya Panglima TNI. Ini lahan siapa Pak Danrem. Ini banyak lahan-lahan yang pemiliknya ada di Jakarta. Pada saat kebakaran hutan dan lahan, orang itu enggak nongol. Tapi begitu musim tanam, dia baru turun," jelasnya, dikutip Kantor Berita RMOLSumsel, Kamis (28/9).

Dalam konteks ini, Pangdam memohon kepada pemilik lahan agar turut berperan serta dalam upaya penanganan Karhutla. Ia bahkan menyuarakan ide ekstrem, yaitu mencabut izin Hak Guna Usaha (HGU) mereka dan memberikannya kepada TNI untuk ditanami.

"Jangan dia pergi. Kalau saya ekstrem, saya bilang sudah cabut saja HGU-nya, berikan kepada TNI, kita tanam di sana," tegas Pangdam.

Dia juga menjelaskan sejauh ini upaya penanganan Karhutla telah berjalan, dan posko-posko penanggulangan sudah tersedia. Ia juga menyebut bahwa pemilik lahan di wilayah tertentu telah membeli alat busa untuk mengatasi Karhutla di area mereka.

Kunjungan Pangdam ke Kota Lubuklinggau juga mencakup inspeksi ke Kebun Rahma milik Kodim 0406 Lubuklinggau di Kelurahan Rahma. Dalam kesempatan ini, Pangdam mengingatkan pentingnya memviralkan tindakan positif yang telah dilakukan oleh TNI/Polri serta menegaskan kewajiban netralitas TNI/Polri dalam pemilu.

Pangdam Yanuar Adil meminta masyarakat untuk melaporkan pelanggaran terkait dengan netralitas dalam pemilu, seperti pemakaian sarana prasarana militer yang tidak semestinya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya