Berita

Sekolah Ilmu Lingkungan Universitas Indonesia (SIL UI) melaksanakan kegiatan edukasi di Kawasan Ketapang Urban Aquaculture (KUA), Desa Ketapang, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten/Ist

Nusantara

Edukasi Masyarakat Ketapang, SIL UI Bangun Kesadaran Wisata Alam Berbasis Jasa Ekosistem

KAMIS, 28 SEPTEMBER 2023 | 20:31 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kesadaran masyarakat terhadap wisata alam berbasis jasa ekosistem, masih perlu ditingkatkan. Salah satunya, bagi masyarakat di Kawasan Ketapang Urban Aquaculture (KUA) sebagai kawasan wisata berbasis jasa ekosistem yang baru diresmikan pada tahun 2022.

Untuk meningkatkan kesadaran itu, Sekolah Ilmu Lingkungan Universitas Indonesia (SIL UI) melaksanakan kegiatan edukasi di Kawasan Ketapang Urban Aquaculture (KUA), Desa Ketapang, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis (28/9).

Kegiatan edukasi itu dipimpin langsung Profesor Kosuke Mizuno, Ketua Klaster Riset Ekonomi Lingkungan SIL UI.


"Tujuan utama kami, ingin meningkatkan kesadaran mereka tentang keberlanjutan Kawasan Ketapang Urban Aquaculture guna menghasilkan pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar dan terjaganya jasa ekosistem setempat," ujar Kosuke Mizuno.

Meskipun memiliki potensi yang besar, KUA berada di wilayah dengan banyak penduduk yang hidup di bawah garis kemiskinan. Kawasan ini, juga menghadapi masalah sampah padat, abrasi pantai, dan banjir rob.

Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat setempat terhadap pentingnya menjaga lingkungan dan mengelola wisata dengan baik, UI melakukan berbagai kegiatan edukasi.

Utamanya, diskusi dengan pengelola wisata dan pedagang setempat, serta pengenalan jasa ekosistem kepada pelajar SMP dan SMA di wilayah tersebut.

Kegiatan edukasi melibatkan pendampingan langsung kepada masyarakat setempat dalam bentuk FGD (Focus Group Discussion) yang membahas permasalahan yang mereka hadapi.

Selain itu, dilibatkan juga para pelajar tingkat SMP dan SMA untuk terlibat dalam wisata edukasi yang melibatkan pembekalan pemahaman tentang jasa ekosistem, diskusi, dan bahkan permainan petualangan yang mendidik.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya