Berita

Kepala Badan Pembina Organisasi Kaderisasi dan Keanggotaan (BPOKK) Partai Demokrat Herman Khaeron/RMOL

Politik

Kalau Khofifah Jadi Timses Prabowo, Demokrat: Tambah Elektoral

SENIN, 25 SEPTEMBER 2023 | 17:18 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

DPP Partai Demokrat meyakini jika Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, menjadi tim sukses (Timses) bakal capres Koalisi Indonesia Maju (KIM) Prabowo Subianto bisa menambah elektoral di Pilpres 2024.

Pasalnya, Khofifah punya basis Nahdlatul Ulama (NU) yang cukup kuat di Jawa Timur.

Demikian disampaikan Kepala Badan Pembina Organisasi Kaderisasi dan Keanggotaan (BPOKK) Partai Demokrat Herman Khaeron, di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (25/9).


“Bu Khofifah kan tokoh masyarakat, beliau juga gubernur Jawa Timur, beliau juga memiliki massa di NU, dan tentu pastinya memiliki gerbong yang cukup besar. Kalau kemudian juga terintegrasi dengan capresnya Pak Prabowo ya insya Allah menambah elektoralnya,” ujar Herman.

Atas dasar itu, Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat ini, menilai bahwa figur seperti Khofifah sangat layak untuk diperhitungkan dalam mengupayakan kemenangan Prabowo di Pilpres 2024.

"Menurut saya layak. Semua tokoh-tokoh yang menjadi tokoh publik saya kira pasti memberikan dukungan kepada pemenangan pak Prabowo," kata Herman.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa digadang bakal menjadi tim sukses (Timses) pemenangan Gerindra dan bakal capres Koalisi Indonesia Maju (KIM) Prabowo Subianto di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Wacana tersebut muncul dari usulan dari DPD Partai Gerindra Jawa Timur.

“Usulan tersebut akan dipertimbangkan dan diputuskan oleh Pak Prabowo bersama ketua umum partai politik pengusung," kata Wakil Ketua Umum (Waketum) Gerindra, Habiburokhman kepada wartawan, pada Senin (25/9).

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya