Berita

Ilustrasi/Net

Tekno

Ilmuwan Gunakan AI untuk Artikan Bahasa Ayam

MINGGU, 24 SEPTEMBER 2023 | 10:53 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Bisa mengartikan bahasa hewan adalah impian banyak orang. Dengan kecerdasan buatan (AI), impian tersebut tampaknya akan segera terwujud.

Para ilmuwan dari Universitas Tokyo mengaku telah berhasil mengembangkan AI yang mampu menafsirkan emosi pada ayam berdasarkan sinyal suara yang dihasilkan.

"AI mampu memecahkan kode bahasa ayam, atau setidaknya beberapa keadaan emosi mereka, seperti lapar, takut, marah, puas, gembira, dan tertekan," bunyi laporan para peneliti Tokyo, seperti dimuat The Star pada Minggu (24/9).


Kendati demikian, penelitian tersebut masih berbentuk makalah pra-cetak yang belum melalui proses peer-review untuk dimasukkan dalam jurnal ilmiah.

Peneliti mengandalkan pendekatan kecerdasan buatan yang disebut Deep Emotional Analysis Learning (DEAL), sebuah teknik yang memungkinkan keadaan emosi dipahami melalui suara.

"Deal berakar pada algoritma matematika yang kompleks, memungkinkan sistem untuk belajar dan beradaptasi dengan pola vokal baru dari waktu ke waktu," jelasnya.

Mereka mulai menganalisis vokalisasi sampel 80 ekor ayam, bekerja sama dengan psikolog hewan dan dokter hewan.

Setelah mengidentifikasi setiap emosi sehubungan dengan suara tertentu, para ilmuwan menggunakan data ini untuk melatih model AI mereka, kemudian melakukan rekaman baru untuk menguji keakuratan dan keandalannya.

Para ilmuwan mengklaim bahwa sistem mereka menunjukkan tingkat akurasi yang mengesankan mendekati 80 persen, menandai kemajuan signifikan dalam bidang komunikasi hewan.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya