Berita

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi/RMOL

Bisnis

Budi Arie: Kominfo Telah Menutup 9.000 Pinjol Ilegal

JUMAT, 22 SEPTEMBER 2023 | 09:02 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kasus viral korban pinjaman online akhirnya menjadi isu yang banyak dibicarakan berbagai pihak, termasuk menjadi perhatian Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi.

Ia menyayangkan masih ada orang yang terjerat dengan praktik ini. Menurutnya, pinjaman online seperti rentenir dan lintah darat yang mencekik masyarakat. Ia juga mengatakan bahwa pinjaman online merusak ruang digital yang aman dan membuat masyarakat tidak produktif.

"Kita eksekusi supaya ruang digital ini menjadi baik, karena kunci dari transformasi digital ini adalah bagaimana membuat masyarakat jadi produktif," ujar Budi Arie dalam acara Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) UMKM Digital Summit 2023 pada Kamis (21/9).


Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) berkomitmen untuk memberantas pinjaman online ilegal. Budi menuturkan bahwa kementeriannya akan bekerja sama dengan berbagai pihak untuk menertibkan pinjaman online ilegal yang masih beroperasi.

"Jadi operator seluler, layanan provider internet, pokoknya semua aspek saling kerja sama, termasuk OJK (Otoritas Jasa Keuangan) dan Bank Indonesia, juga aparat penegak hukum, dalam hal ini kepolisian," terang Budi Arie.

Terutama bahwa ternyata pinjaman online biasanya terkait dengan judi online. Hal ini berdasarkan kajian yang dilakukan oleh Kominfo, bahwa banyak pelaku judi online yang lari ke pinjol ilegal saat mereka kehabisan uang.

"Kalau dari pantauan sementara kami, pinjol ilegal ini adalah adik kandung dari judi online. Jadi abis main judi online, kurang duit, ke pinjol. Dapat duit dari pinjol, main judi lagi. Kalah lagi, gali lubang lagi," katanya.

Sampai saat ini Kominfo telah menutup 9.000 pinjol ilegal. Kominfo juga akan terus melakukan pengawasan bersama stakeholder lain. 

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya