Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Stok Beras Gudang Bulog Jabar Capai 133 Ribu Ton

SELASA, 19 SEPTEMBER 2023 | 10:38 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Stok beras di gudang Badan Urusan Logistik (Bulog) Jawa Barat saat ini mencapai 133 ribu ton. Cadangan beras tersebut pun dipastikan aman hingga Desember 2023.

Kepala Kantor Wilayah Bulog Jabar, Muhammad Attar Rizal meyakini, jumlah tersebut akan terus bertambah, seiring dengan masuknya masa panen raya.

"Kita terus top up, seiring ada panen di beberapa spot kalau memang harganya masuk. Cukup sampai 3-4 bulan," ujar Attar dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Senin (18/9).


Attar tak menampik kekeringan yang terjadi berdampak pada ketersediaan beras. Menurutnya, jumlah produksi beras memang mengalami penurunan dibanding kondisi normal.

"Artinya, pertama produksi menurun akibat kekeringan. Kedua harga, kalau serapan di PSO tetap itu patokannya. Kalau produktivitas itu biasanya 6-7 (hektar) sekarang bisa sampai 3-4 ton per hektar," terangnya.

Sejauh ini, lanjutnya, Bulog Jabar telah menyerap 204 ribu ton beras dari target 302 ribu ton. Namun, ia mengakui jumlah tersebut menurun dari target sebelumnya 500 ribu ton.

Menyikapi kenaikan harga, dia mengaku saat ini harga dari Public Service Obligation (PSO) memang cenderung tinggi dari ambang batas yang ditetapkan pemerintah. Kenaikan harga cukup signifikan, dari biasanya Rp5-6 ribu, kini sudah menyentuh Rp7.300 per kilogram.

"Untuk harga PSO kita akan menerapkan serapan harga Rp9.950. Harga di pasar sudah sampai Rp11 ribu, maka kita belum bisa serap untuk PSO," tuturnya.

Kendati demikian, Attar mengaku tetap optimistis terkait situasi yang terjadi saat ini. Melalui sejumlah upaya yang dilakukan, ia berharap kenaikan harga dapat dikendalikan.

"Tetap harus optimis sambil melihat, karena ini ada bantuan bagi beberapa KPM. Itu juga bisa membantu menurunkan harga dan kita nanti masuk lagi," pungkasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Ramos-Horta Puji Toleransi dan Ketangguhan Rakyat Indonesia

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:17

Polisi Konfirmasi Korban Tewas saat Demo DPR Seorang Pedagang Cermin

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:10

Aturan Turunan UU DKJ Harus Rampung Sebelum Keppres IKN Terbit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:09

Astra Sudah Jangkau 35.726 Warga Lewat 7 Posko Gempa NTT

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:04

Penanganan Karhutla di Riau Jadi Contoh yang Baik

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:01

Budi Arie Pasang Badan Cuci Nama Jokowi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:00

Peluncuran Wajah Baru RS Tria Dipa, Hadirkan Teknologi Medis Teranyar

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:57

BI: Daripada Kredit, Mayoritas Bank Parkir Likuiditas di Surat Berharga

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:51

LPJ Diterima, Gus Yahya Akui Tak Sempurna Pimpin PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:51

Pengusutan Dugaan Korupsi di Pemkab Bogor Merembet ke Dinas Pendidikan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:50

Selengkapnya