Berita

Kepala LKPP Hendrar Prihadi/Ist

Politik

LKPP Pastikan Pengadaan Logistik Pemilu 2024 Transparan

SELASA, 19 SEPTEMBER 2023 | 03:16 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pengadaan logistik pemilihan umum (Pemilu) Serentak 2024 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, dipastikan menggunakan prinsip Kehati-hatian, transparan, dan mendukung produk dalam negeri.

Hal tersebut disampaikan Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), Hendrar Prihadi usai Penandatanganan Kontrak Payung Konsolidasi Pengadaan Logistik Pemilu 2024 Tahap I dengan Ketua KPU RI Hasyim Asyari, di Gedung LKPP, Setia Budi, Jakarta Selatan, Senin (18/9).

"Proses yang lama ini alhamdulillah hari ini sudah clear di tahap pertama dari Rp500 sekian miliar nilai pengadaan dengan prinsip-prinsip, kehati-hatian, transparan, pro produk dalam negeri, keterlibatan UMKM," ujar Hendrar.


Hendrar juga memastikan, nilai pengadaan logistik Pemilu 2024 yang sekitar Rp500 miliar pada tahap pertama juga telah memakai prinsip efisiensi.

"Kita melakukan efisiensi lewat konsolidasi pengadaan yang mencapai 42,7 persen. Artinya, ada sekitar Rp225 miliar yang berhasil kita efisiensi dari rencana pengadaan ke depan," ucapnya.

Maka dari itu, dia memastikan LKPP akan tetap mengawal pengadaan logistik yang dilakukan KPU bisa bersifat akuntabel dan terhindar dari tidak efisien.

"Kami, akan selalu siap mana kala nanti KPU juga memerintahkan kepada kita untuk bisa mendampingi pada proses pengadaan tahap kedua," demikian Hendrar menambahkan.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Jokowi Dalangi Operasi Politik Pertahankan Wapres Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:14

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Pejabat BNPB juga Korupsi Pengadaan HT Penanganan Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:37

Status MSCI Bukan Tanda Kiamat

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:21

Penguatan Ekosistem Dagang RI Didorong Tembus 5 Besar Ekonomi Dunia

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:06

Mengenal Ahmad Luthfi Auditor BPK yang Minta Jatah Rp600 Juta

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:37

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia, Polri Sampaikan Duka Cita

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:17

MSCI Pertanyakan Pasar RI, BEI Harus Buktikan Pengawasan Bekerja

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:06

Fahira: Mimpi dan Cita-cita Tak Boleh Dibatasi Kondisi Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:35

Polisi Tembak Polisi di Markas Ditpolairud Pondok Cabe, Pelaku Ditahan

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:15

Selengkapnya