Berita

Presiden Prancis Emmanuel Macron/Net

Dunia

Bersama Xi dan Putin, Macron Dipastikan Absen dari Majelis Umum PBB Pekan Depan

SABTU, 16 SEPTEMBER 2023 | 10:18 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Prancis dipastikan tidak akan mengutus Presiden Emmanuel Macron ke Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNGA) di New York pekan depan.

Politico melaporkan, mengutip pernyataan beberapa pejabat Prancis, ketidakhadiran Macron disebabkan jadwal yang bentrok di mana ia akan menjamu Raja Charles III untuk kunjungan yang sempat ditunda sebelumnya karena kerusuhan di Prancis.  

“Macron baru saja menghadiri KTT G20. Dia akan melakukan banyak hal dalam kebijakan luar negeri, jadi ada pertanyaan tentang keseimbangan dan waktu,” kata seorang menteri Prancis, yang tidak ingin disebutkan namanya ketika secara terbuka membahas topik sensitif tersebut.


“Tujuan lain dari UNGA adalah menyampaikan pidato besar, (tetapi) belum ada perombakan kebijakan luar negeri Perancis, sehingga tidak perlu melakukan perombakan setiap tahun,” tambah menteri tersebut.

Keir Starmer, pemimpin Partai Buruh di Inggris, juga berencana bertemu dengan Macron di Paris minggu depan. Di antara padatnya jadwal itu, Macron juga akan menyambut Paus Fransiskus di kota pelabuhan Marseille akhir pekan depan.

Pejabat dari Istana Elysee belum memberikan klasifikasinya.

Jika Macron tidak menghadiri sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNGA) di New York, berarti ia tidak sendirian. Presiden China Xi Jinping dan Presiden Rusia Vladimir Putin, juga akan melewatkan pertemuan tersebut. Begitu juga dengan Rishi Sunak dari Inggris dan Narendra Modi dari India.

Ketidakhadiran Sunak cukup mengejutkan, mengingat ini merupakan Sidang Umum pertamanya sejak menjabat pada Oktober lalu.  

Meski begitu, Sunak dan Partai Konservatifnya yang mengalami kekalahan dalam jajak pendapat baru-baru ini, sedang fokus dalam mengatasi permasalahan domestik.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya