Berita

Syahganda Nainggolan/RMOL

Politik

Syahganda: Ganjar Orde Lama, Prabowo Orde Baru, Anies-Cak Imin Orde Reformasi

RABU, 13 SEPTEMBER 2023 | 22:57 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Tiga kandidat yang akan berlaga pada kontestasi Pilpres 2024, Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto, dan Anies Baswedan, seperti mencerminkan tiga era kepemimpinan nasional.

Direktur Sabang Merauke Circle, Syahganda Nainggolan, menilai ketiganya seperti merepresentasikan tiga orde kepemimpinan yang ada di Indonesia, yakni Orde Lama, Orde Baru, dan Orde Reformasi.

“Kalau saya membandingkan begini. Yang bertarung ini tiga orde. Ganjar itu Orde Lama. Prabowo Orde Baru, dan Anies-Muhaimin Orde Reformasi,” kata Syahganda, dalam diskusi Republik Ayam Jago bertajuk “Aktivis Bicara Perubahan Indonesia Pasca Jokowi” di kanal YouTube Republik Merdeka TV, Rabu (13/9).


Lebih lanjut Syahganda mengurai, Ganjar identik dengan Orde Lama, karena dalam setiap gerak politiknya selalu mengatasnamakan ajaran Soekarno.

“Prabowo, karena dia mantan menantu dan tulang punggung Soeharto, artinya dalam diri dia melekat yang namanya Orde Baru,” kata aktivis senior itu.

Sementara Anies-Cak Imin, jelas Syahganda, erat kaitannya dengan Orde Reformasi, karena mereka berdua lahir dari rahim pergerakan mahasiswa yang ikut andil dalam gerakan reformasi 1998.

“Pak Anis dan pak Muhaimin kan dari kaum pergerakan generasi 1998, mereka pada tahun 90-an sudah melakukan gerakan, artinya mereka ini kaum pergerakan,” katanya.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

Habib Syakur Kritik Elite Politik: Demokrasi Jangan Dijadikan Arena Gaduh

Senin, 18 Mei 2026 | 10:20

MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota, Pengamat Sebut IKN Hanya Ambisi Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 10:02

Pakar Soroti Masalah Struktural yang Hambat Investasi Asing ke RI

Senin, 18 Mei 2026 | 09:56

Polemik Muktamar Mathla’ul Anwar Berlanjut ke Pengadilan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:51

IHSG Ambles 190 Poin, Rupiah Terpukul ke Rp17.661 per Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 09:47

Emas Antam Turun di Awal Pekan, Termurah Rp1,4 Juta

Senin, 18 Mei 2026 | 09:32

Prabowo Tekankan Pangan Harga Mati, Siap Disalahkan Jika Rakyat Kelaparan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:22

Awal Pekan, Dolar AS Masih Perkasa di Level 99 Setelah Reli Sengit Akhir Pekan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:14

Harga Minyak Dunia Makin Naik, Kembali Sentuh 110 Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 08:44

Bursa Asia Tertekan, Kospi Paling Merah

Senin, 18 Mei 2026 | 08:18

Selengkapnya