Berita

Ketua DPD Partai Demokrat Jabar, Anton Sukartono Surato/RMOLJabar

Politik

Berharap Gabung ke Prabowo, Demokrat Jabar Tetap Fatsun Putusan DPP

MINGGU, 10 SEPTEMBER 2023 | 01:21 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Partai Demokrat Jabar telah mengusulkan untuk bergabung mendukung bakal calon presiden (capres) Koalisi Indonesia Maju (KIM) Prabowo Subianto. Namun, mereka tetap menunggu arahan DPP terkait koalisi di Pilpres 2024.

Ketua DPD Partai Demokrat Jabar, Anton Sukartono Surato mengatakan, masukan soal langkah politik untuk menatap Pemilu 2024 disampaikan pihaknya saat DPP memanggil seluruh DPD Demokrat se-Indonesia beberapa waktu lalu.

"Semua DPD sudah dikumpulkan dan usulan kami minta (gabung) ke Pak Prabowo. Tapi ada DPD lain minta ke Pak Ganjar," ujar Anton usai peringatan HUT ke-22 Partai Demokrat di DPD Partai Demokrat Jabar, Sabtu (9/9).


Meski telah mengusulkan untuk merapat ke Prabowo, lanjut Anton, keputusan akhir soal arah koalisi berada di tangan Majelis Tinggi Partai (MTP). Sehingga pihaknya akan tetap menjalankan apapun yang menjadi instruksi DPP.

"Kita akan fatsun, tegak lurus. Mau di Pak Ganjar, Pak Prabowo, atau ada opsi baru yang muncul, kita enggak tahu, karena politik sangat dinamis. Tiba-tiba muncul Airlangga-AHY, Erick Thohir-AHY, atau RK-AHY, kita akan fatsun dan apapun akan kita laksanakan," imbuhnya, dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Sabtu (9/9).

Adapun puncak peringatan HUT ke-22 Partai Demokrat di DPD Demokrat Jabar diramaikan dengan kegiatan sosial berupa santunan bagi 100 anak yatim-piatu. Ini merupakan rangkaian HUT ke-22 yang diisi dengan berbagai kegiatan sejak 8-9 September 2023.

"Alhamdulillah terlaksana dengan baik. Minta doanya, semua ini kita lakukan agar Demokrat ada di hati rakyat dan di 2024 InsyaAllah Demokrat menjadi pemenang di Jawa Barat," pungkas Anton.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Hadiri Penutupan Muktamar NU, Prabowo Dikalungi Sorban

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:17

Muktamar ke-35 NU: LAZISNU Bagikan Santunan Yatim dan Kacamata Gratis untuk Guru Ngaji

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:13

Tim Formatur PBNU Diberi Waktu Sebulan Susun Kepengurusan

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:07

Rupiah Lesu ke Rp17.754 per Dolar AS di Awal Pekan, Pasar Wait and See

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:57

Harga Emas Dunia Stabil Usai Anjlok Akibat Sinyal Suku Bunga The Fed

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:43

IHSG Pagi Tertekan, Tiga Saham Malah Melompat

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:28

Muslim Arbi Soroti Amandemen UUD 1945 dan Maraknya Politik Dinasti

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:14

Emas Antam Mandek di Rp2,6 Juta per Gram

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:56

Kapolri Mutasi Sejumlah Pejabat Strategis, Dua Kapolda Berganti

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:53

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih dari 3 Persen

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:38

Selengkapnya