Berita

Jurubicara Bacapres Anies Baswedan/Ist

Politik

Hadapi Suasana Sulit, Jubir Anies Sebut AHY Punya Kematangan Sikap Politik

SENIN, 04 SEPTEMBER 2023 | 19:10 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Partai Demokrat telah memaafkan pihak-pihak yang dianggap menyakiti partainya dan mengajak seluruh kader untuk move on serta tidak berlarut-larut tenggelam dalam kekecewaan karena merasa dikhianati rekan koalisi.

Menanggapi hal ini, Jurubicara bakal Capres Anies Baswedan, Sudirman Said, menilai sikap Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menunjukan kedewasaan berpolitik.

"Kita patut mengapresiasi sikap dan kematangan Mas AHY dalam menghadapi suasana yang tidak mudah ini," kata Sudirman lewat keterangan tertulisnya yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, Senin (4/9).


Kendati hari ini Partai Demokrat belum berjodoh dengan Anies Baswedan, AHY masih berharap di masa yang akan datang bisa kembali berjalan beriringan.

"Kesediaan untuk tetap bekerja sama dalam agenda-agenda kebangsaan yang lebih besar adalah sikap yang terpuji, yang menempatkan kepentingan bangsa di atas kepentingan subjektif masing-masing pihak," sambung Sudirman.

Dia melihat, baik Anies maupun AHY merupakan generasi baru pemimpin Indonesia yang cerdas, santun, visioner, dan tetap menjunjung etika juga integritas.

"Yang terjadi di antara keduanya bukanlah tindak pengkhianatan satu sama lain, melainkan niat baik dan komitmen bekerja sama yang belum bertemu momentum," ungkapnya.

Mantan Menteri ESDM itu lantas berdoa semoga Partai Demokrat menemukan jalan terbaiknya untuk bersama-sama berkontribusi bagi perbaikan dan kebaikan Indonesia ke depan.

"Bila dalam Pemilu belum bisa bekerja sama, masih banyak agenda-agenda besar yang dapat mempertemukan kedua tokoh muda ini," demikian Sudirman Said.

Partai Demokrat mundur dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) setelah menilai keputusan sepihak Partai Nasdem yang memasangkan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin sebagai pendamping Anies Baswedan.

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Modal Asing Keluar Rp7,71 Triliun, BI Catat Tekanan di SBN pada Pertengahan Januari 2026

Jumat, 16 Januari 2026 | 08:05

Dolar AS Menguat ke Level Tertinggi Enam Pekan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:56

Kejauhan Mengaitkan Isu Ijazah Jokowi dengan SBY–AHY

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:48

RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Menyandera Lawan Politik

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:40

Jenazah 32 Tentara Kuba Korban Serangan AS di Venezuela Dipulangkan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:33

Bursa Eropa: Efek Demam AI Sektor Teknologi Capai Level Tertinggi

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:16

Emas Tak Lagi Memanas, Tertekan Data Tenaga Kerja AS dan Sikap Moderat Trump

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:06

Wajah Ideal Desa 2045

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:50

TPU Tegal Alur Tak Tersangkut Lahan Bersengketa

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:23

Kemenkes Siapkan Rp1,2 Triliun untuk Robotik Medis

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:04

Selengkapnya