Berita

Sekjen PKS Aboe Bakar Alhabsyi /Ist

Politik

PKS Dukung Anies-Cak Imin, Tapi Jangan Buru-buru Daftar ke KPU

SENIN, 04 SEPTEMBER 2023 | 16:08 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyambut baik deklarasi bakal calon presiden dan calon wakil presiden Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar alias Cak Imin.

Namun, PKS berharap agar tidak terburu-buru dalam mendaftarkan ke KPU RI. Pasalnya, waktu pendaftaran calon presiden dan calon wakil presiden masih cukup lama, yaitu pada Oktober 2023 mendatang, dan dinamika politik masih sangat cair.

Demikian disampaikan Sekjen PKS Aboe Bakar Alhabsyi dalam sebuah podcast di kanal YouTube Refly Harun Official, bertajuk “Menohok! Obrolan Cadas Ini Benar Terjadi! PKS-PKB Berkoalisi Siapkan Jurus Menang Anies-Imin?!” dikutip Senin (4/9).


“Banyak kejadian pas mau daftar (ke KPU) masih di restoran duduk-duduk masih berubah nama. Jadi gini, maksud saya, kalau bisa lebih cepat lebih baik. Tetapi pertemuan ini jangan cepat-cepat menyebut nama presiden,” kata Aboe.

Menurut Anggota Komisi III DPR itu lebih baik memberikan kesempatan kepada para kandidat untuk beradaptasi dengan perubahan dinamika politik yang ada.

Dia menambahkan, bahwa saat mendekati batas waktu pendaftaran calon presiden dan calon wakil presiden ke KPU RI, baru akan terlihat dengan siapa para kandidat akan berpasangan.

“Biar saja dulu dia bermain dengan waktu nanti ketemu titik temunya,” jelasnya.

Aboe menilai, jika pada saatnya nanti mulai mengerucut menjelang hari pendaftaran capres-cawapres ke KPU RI, maka akan terlihat seperti apa dengan siapa para kandidat bakal capres akan berpasangan.

Anggota DPR Dapil Kalsel I itu menyebut bahwa ketika saatnya tiba, kesepakatan akan muncul berdasarkan data-data ilmiah seperti hasil survei dan penilaian terhadap jejak digital calon presiden, sehingga proses tersebut akan lebih terarah dan berdasarkan fakta.

“Kalau sudah kelihatan nanti kan ada bahan ilmiahnya, by survei, bagaimana orang melihat jejak digitalnya dsb, di situlah muncul ada kesepakatan,” tandasnya.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya