Berita

Rustem Umerov/Net

Dunia

Sudah Siapkan Pengganti, Zelensky Umumkan Rencana Pemecatan Menteri Pertahanan Ukraina

SENIN, 04 SEPTEMBER 2023 | 08:10 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Di tengah konflik bersenjata yang masih berkecamuk dengan Rusia, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengumumkan rencana untuk mengganti Menteri Pertahanan Aleksey Reznikov.

Berbicara dalam pidato video pada Minggu (3/9), Zelensky mengatakan keputusan tersebut akan dipertimbangkan oleh parlemen minggu depan. Namun, ia telah mengusulkan Rustem Umerov, kepala Dana Milik Negara Ukraina saat ini, sebagai pengganti Reznikov.

Menjelaskan keputusannya, Zelensky mengatakan Kementerian Pertahanan “memerlukan pendekatan baru dan format interaksi baru baik dengan militer maupun masyarakat secara keseluruhan.”


Presiden mengatakan bahwa Umerov “terkenal” di parlemen dan oleh karena itu tidak memerlukan pengenalan lebih lanjut.  

“Saya berharap parlemen mendukung pencalonan ini,” kata Zelensky, seperti dikutip dari RT, Senin (4/9).

Umerov, seorang pengusaha Ukraina asal Tatar Krimea, mengambil alih kepemimpinan Dana Milik Negara pada musim gugur lalu.

Sebelumnya, dia menjabat sebagai penasihat mantan Ketua Majelis Rakyat Tatar Krimea, Mustafa Dzhemilev, organisasi yang telah dilarang di Rusia sejak tahun 2016 karena aktivitas ekstremis dan hubungannya dengan kelompok ekstrimis dan teroris lainnya.

Pemecatan Reznikov telah menjadi rumor yang luas di kalangan media selama beberapa minggu terakhir, dengan beberapa calon penerus, termasuk Umerov.

Kandidat lainnya adalah Menteri Infrastruktur Aleksandr Kubrakov dan Menteri Industri Strategis Aleksandr Kamyshin, tetapi mereka menolak tawaran itu.

Reznikov mengambil alih jabatan sebagai Menhan pada November 2021, tak lama sebelum konflik antara Rusia dan Ukraina pecah. Masa jabatannya telah dirusak oleh berbagai skandal korupsi, terutama yang melibatkan pengadaan peralatan dan bahan makanan untuk militer negara tersebut dengan harga yang melambung secara tidak wajar.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya