Berita

Mera/Net

Tekno

Meta Akan Luncurkan Instagram dan Facebook Tanpa Iklan di Uni Eropa

MINGGU, 03 SEPTEMBER 2023 | 14:06 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Untuk menghadapi pengawasan ketat dari regulator di Uni Eropa, raksasa media sosial Meta berencana mengeluarkan produk Instagram dan Facebook versi premium atau berbayar.

Ini memungkinkan pengguna yang tinggal di negara-negara Uni Eropa tidak melihat iklan di aplikasi Instagram dan Facebook mereka.

Kendati demikian, mengutip laporan New York Post pada Minggu (3/9), Meta akan terus menawarkan dua aplikasi itu secara gratis dengan iklan di dalamnya.


Pembuatan Facebook dan Instagram tanpa Iklan itu disinyalir merupakan cara Meta untuk mengatasi masalah privasi dan pengawasan lainnya dari lembaga Uni Eropa.

Meta telah menjadi sasaran regulator antimonopoli UE dan kalah melawan perintah Jerman pada tahun 2019 yang melarangnya mengumpulkan data pengguna tanpa persetujuan.

Uni Eropa memiliki kecurigaan bahwa Meta sengaja menggunakan data pengguna untuk menganalisis kecenderungan mereka sehingga layanan iklan yang ditayangkan akan disesuaikan.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya