Berita

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar/Net

Politik

Cak Imin jadi Cawapres Anies: Gak Bahaya Ta?

SABTU, 02 SEPTEMBER 2023 | 21:21 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin membagikan cerita menarik tentang momen ketika dia pertama kali dipanggil oleh Al Mukarom Romo Kiai Kholil Asad di Situbondo pada tahun 2021.

Cerita ini, mengarah pada permintaan sang kiai agar Cak Imin mau menjadi calon wakil presiden mendampingi Anies Baswedan di Pilpres 2024.

"Tahun 2021 saya dipanggil saya dipanggil Al Mukarom Romo Kiai Kholil Asad di Situbondo, beliau adalah putra Kiai Asad Syamsul Arifin pendiri NU. Saya dipanggil," ungkap Cak Imin dalam pidatonya di acara Deklarasi Anies-Cak Imin yang berlangsung di Hotel Majapahit, Surabaya, Jawa Timur, pada Sabtu (2/9).


"Muhaimin, menurut saya kamu harus pasangan sama Anies Baswedan," imbuhnya menirukan ucapan Kiai Kholil Asad.

Ketika mendapatkan perintah itu, Cak Imin mengaku tidak berani menolak atau mengiyakan.

“Tapi saya masukkan ke dalam batin saya," kata Cak Imin.

Sambil melanjutkan perjalanan, Cak Imin merenungkan situasinya dengan penuh kelucuan. Dia menceritakan bahwa dalam perjalanan itu, dia mengeluarkan suara yang menggambarkan kebingungannya.

"Lho lho, gak bahaya ta?" kelakar Cak Imin disambut tawa hadirin.

Lebih jauh, Cak Imin merasa bersyukur setelah melalui perjalan panjang dan mengantarkannya hingga ke saat yang tepat, di mana ia bertemu dengan Ketua Umum Nasdem Surya Paloh untuk berdiskusi tentang pencapresan.

Pertemuan pun berlanjut hingga ia dideklarasikan sebagai bakal cawapres mendampingi bakal capres Anies Baswedan di Pilpres 2024.

"Dan terjadilah peristiwa hari ini, peristiwa bersejarah, di tempat yang bersejarah, di Hotel Yamato atau Hotel Majapahit ini," demikian Cak Imin.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya