Berita

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono berakhir pekan bersama keluarga/Net

Politik

Akun Instagramnya Sudah Dibersihkan, Warganet: Semangat Mas AHY, Sekarang Saatnya Anies-Muhaimin Dulu

SABTU, 02 SEPTEMBER 2023 | 19:53 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Setelah menarik dukungan dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP), Partai Demokrat khususnya Agus Harimurti Yudhoyono menjadi buah bibir.

Partai Demokrat menarik dukungan dari KPP setelah diumumkan bakal capres Anies Baswedan akan berpasangan dengan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, pada Pilpres 2024.

Pun juga di media sosial, sikap Partai Demokrat dan AHY juga ramai dibahas warganet. Salah satunya, di akun Instagram AHY, @agusyudhoyono.


Di laman Instagram AHY, memang sudah tak ada lagi unggahan tentang KPP ataupun Anies Baswedan, yang pernah disepakati diusung Demokrat.

Warganet ramai-ramai berkomentar dalam unggahan AHY dalam potret makan malam keluarga bersama sang istri, Annisa Pohan dan putrinya, pada Sabtu (2/9).

Sebagian besar komentar warganet, menyayangkan sikap Demokrat yang emosional dalam merespon pengumuman duet Anies-Cak Imin.

Salah satu komentar dituliskan pemilik akun Shigit Al Irwansyah. Dia menyesalkan mengapa Demokrat tidak bisa bersikap seperti PKS, yang tidak mematok harga mati menjadikan AHY sebagai cawapres dalam komunikasi di KPP.

"Andai Demokrat seperti PKS yang tidak berambisi jadi cawapres dan berkoalisi tidak bersyarat, koalisi perubahan akan makin kuat," kata dia.

Komentar lain dituliskan Aditya Didiet Purnawarman. Kata dia, baiknya AHY dan Demokrat tetap di KPP mendorong kemenangan Anies-Cak Imin. Jika pun menang, AHY bisa mengawali langkah birokrasi dengan menjadi menteri.

"Kalau boleh kasih saran, tetap di Koalisi Perubahan jangan keluar dahulu, kalau terpilih di 2024 masuklah di kabinetnya pelajari semuanya di kemeterian yang cocok sambil mempersiapkan for the next president" katanya.

Sementara Akhmad Zaenul Bahar menuliskan, agar AHY bisa sabar sejenak di Pilpres 2024. Bagi dia, 2024 adalah masanya Anies dan Cak Imin.

"Semangat Mas AHY, harus lebih sabar dan tenang. Sekarang saatnya Anies-Muhaimin dulu," tandasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Jasa Kiai Kampung

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:26

Waketum MUI Usul Gaji Guru Pesantren di Atas UMR

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:16

Jangan Takut Kritik Pemerintah

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:04

Saham BYAN Mencuat, IAW Ingatkan soal Pengawasan Regulator

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:20

Melawan Amplop di Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:08

Program Streamlining Danantara Tak Boleh Identik dengan PHK

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:38

Investor Diajak Terlibat 37 Proyek Investasi Strategis di Jakarta

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:17

Budi Arie Tolak Cabut Analisis Pemilu sebelum 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:02

Jangan Berhenti pada Janji 15 Desember

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:35

Pajak Diduga Bocor Rp5 Triliun, Purbaya Kantongi 40 Nama Perusahaan Baja

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya