Berita

Bakal Calon Presiden (Bacapres) Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP), Anies Baswedan disambut oleh Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Teuku Riefky Harsya/Net

Politik

Tiba di Cikeas, Anies Baswedan Disambut Sekjen Demokrat

JUMAT, 25 AGUSTUS 2023 | 21:32 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Bakal Calon Presiden (Bacapres) Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP), Anies Baswedan menggelar pertemuan dengan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di di Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Jumat malam (25/8).

Anies tiba di kediaman SBY dengan menggunakan mobil berwarna hitam bersama rombongannya. 

Berdasarkan pantauan Kantor Berita Politik RMOL, Anies yang mengenakan pakaian batik berwarna coklat disambut oleh Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Teuku Riefky Harsya dan Koordinator Juru Bicara Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra saat tiba di depan pintu pagar Puri Cikeas.


Pertemuan Anies dengan SBY dan AHY diduga bertujuan untuk membicarakan masalah elektoral.

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat, Renanda Bachtar menjelaskan, Partai Demokrat ingin mengetahui kendala yang dialami KPP, karena elektabilitas Anies melorot dalam kurun waktu sebulan terakhir.

"Dalam konteks ini, kita ingin memastikan apa yang menjadi kendala atau tantangan dalam koalisi perubahan hari ini. Kan tentu semua tahu, yaitu elektabilitas Bacapres Mas Anies yang memang menurun," ujar Renanda kepada wartawan di lokasi pertemuan.

Dia menjelaskan, Anies kemarin telah bertemu dengan Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh dan juga Tim 8 sebagai suksesor Anies di Pilpres 2024.

Renanda menyatakan, salah satu poin yang ingin diketahui SBY dan AHY adalah hasil pertemuan tersebut.

"Kita semua tahu waktu terus berjalan, dan tentu saja apa yang menjadi hasil pembicaraan dengan Pak Surya Paloh kemarin juga ingin didengar langsung oleh Ketua Majelis Tinggi Partai (SBY) dan Ketua Umum kami Mas AHY," urainya.

"Nah apa yang akan dibicarakan malam ini tentu nanti kita tunggu lagi lebih pastinya seperti apa. Namun tadi konteksnya konsolidasi dan juga koordinasi," demikian Renanda menambahkan.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Tiga Tahun UU TPKS: DPR Soroti Masalah Penegakan Hukum dan Temuan Kasus di Lapas

Kamis, 15 Januari 2026 | 12:08

Komisi III DPR Mulai Bahas RUU Perampasan Aset Tindak Pidana

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:48

Utang Luar Negeri Indonesia Kompak Menurun

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:34

Giliran Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono Diperiksa KPK di Kasus OTT Bupati Bekasi

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:19

Muncul Tudingan Pandji Antek Asing di Balik Kegaduhan Mens Rea

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:04

Emas Antam Naik Terus, Tembus Rp2,67 Juta per Gram!

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:54

KPK Tak Segan Tetapkan Heri Sudarmanto Tersangka TPPU

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:43

TAUD Dampingi Aktivis Lingkungan Laporkan Dugaan Teror ke Bareskrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:28

Istana Ungkap Pertemuan Prabowo dan Ribuan Guru Besar Berlangsung Tertutup

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:27

Update Bursa: BEI Gembok Saham Tiga Saham Ini Akibat Lonjakan Harga

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:17

Selengkapnya