Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Demokrasi Rusak, Ketum Perindo Boyong Istri dan 5 Anak Nyaleg

RABU, 23 AGUSTUS 2023 | 15:18 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Fenomena satu keluarga Ketua Umum Perindo, Hary Tanoesoedibjo maju di pemilihan legislatif (Pileg) 2024, dikomentari Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi).

Manajer Riset Formappi, Lucius Karus menilai, Hary Tanoe yang nyalon legislatif (Nyaleg) bersama istrinya, Liliyana Tanaja Tanoesoedibjo beserta lima anak-anaknya, menunjukkan betapa rusaknya wajah demokrasi saat ini.

"Ya pasti rusak (demokrasi)," ujar Lucius kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (23/8).


Dia menjelaskan, demokrasi memberikan peluang kepada seluruh warga negara menjadi kontestan pemilu.

Tetapi menurut Lucius, fenomena keluarga Hary Tanoe nyaleg merupakan tanda menguatnya politik kekerabatan dalam kontestasi Pileg 2024.

"Karena hampir pasti itu dengan mudah kemudian akan memelihara tata kelola pemerintahan yang busuk seperti korupsi. Tentu praktek korupsi akan dengan mudah mengakar pada sistem politik, di mana dinasti politik itu berkuasa," tuturnya.

"Jadi saya kira, kenapa partai cenderung untuk merekrut keluarganya, kerabat mereka menjadi caleg? Ya untuk kepentingan itu," demikian Lucius menambahkan.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Hari Buruh, Wall Street Libur

Selasa, 08 September 2026 | 08:29

Krakatau Steel Rombak Direksi, Segini Pendapatan KRAS Semester I-2026

Selasa, 08 September 2026 | 08:15

Konflik Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dekati 100 Dolar AS

Selasa, 08 September 2026 | 07:57

OJK Wajibkan Free Float 15 Persen, Tegaskan Transparansi Tanpa Kompromi

Selasa, 08 September 2026 | 07:40

Saat Batu Bara Tertekan, UNTR Makin Mesra dengan Emas

Selasa, 08 September 2026 | 07:21

Anak Krakatau Erupsi, Kursi Bos Krakatau Steel Berganti

Selasa, 08 September 2026 | 07:01

Nellava Group dan Emas Now Pilih Jalur Hukum Hadapi Serangan di Ruang Digital

Selasa, 08 September 2026 | 06:50

Pemerintah Dituntut Siapkan Anggaran dan Kesiapsiagaan Logistik terkait Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 06:09

Kewajiban Moral Lindungi Rakyat dari Manipulasi Harga dan Mutu Beras

Selasa, 08 September 2026 | 05:44

Empat Pejabat Kejagung Diduga Terima Rp40 Miliar dari Tan Kian, Ini Tanggapan Kapuspenkum

Selasa, 08 September 2026 | 05:27

Selengkapnya