Berita

PT Krakatau Steel (Persero) Foto: krakataupipe.com

Bisnis

Anak Krakatau Erupsi, Kursi Bos Krakatau Steel Berganti

SELASA, 08 SEPTEMBER 2026 | 07:01 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) melakukan perombakan jajaran direksi dan komisaris. Perubahan tersebut ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar di Jakarta, Senin 7 September 2026.

Dalam keputusan tersebut, pemegang saham mengganti Muhammad Akbar Djohan dari posisi Direktur Utama. Posisinya kini ditempati Wilgo Zainar.

Pergantian juga terjadi pada posisi Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko. Daniel Fitzgerald Liman dicopot dari jabatan tersebut dan digantikan oleh Thomas Christian.


Selain merombak jajaran direksi, pemegang saham mengangkat Didik Hariyanto sebagai Komisaris Independen.

Perubahan susunan pengurus ini menjadi bagian dari langkah perseroan untuk mengawal transformasi Krakatau Steel agar semakin maju, tangguh, dan berkelanjutan.

Berdasarkan susunan terbaru yang diumumkan perseroan, jajaran komisaris Krakatau Steel kini terdiri atas Hendro Martowardojo sebagai Komisaris Utama, David Pajung dan Didik Hariyanto sebagai Komisaris Independen, serta Setia Diarta dan Adityo Haryo Bimo sebagai Komisaris.

Sementara itu, jajaran direksi diisi Wilgo Zainar sebagai Direktur Utama, Sidik Darusulistyo sebagai Direktur Infrastruktur dan Operasi, Thomas Christian sebagai Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko, Hernowo sebagai Direktur Komersial, Pengembangan Usaha dan Portofolio, serta Suryantoro Waluyo sebagai Direktur Sumber Daya Manusia.

Krakatau Steel merupakan BUMN yang bergerak di industri produksi baja terpadu dan berbasis di Cilegon, Banten. Perusahaan berdiri pada 31 Agustus 1970, dengan sejarah yang berawal dari Proyek Besi Baja Trikora yang diinisiasi pada era Presiden Soekarno.

Perseroan tercatat di Bursa Efek Indonesia dengan kode saham KRAS dan dikenal sebagai salah satu pemain utama industri baja nasional.


Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Keempat Kalinya Indonesia Jadi Tuan Rumah PENSA 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:25

OMC Bantu Sejukkan Jakarta

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:02

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

TVRI dan PIM Jajaki Kolaborasi Angkat Kiprah Perempuan Indonesia

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:23

KNMP Kota Sorong Buka Peluang Pasar bagi Nelayan Lokal

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:00

Modal Asing Kabur Imbas Sentimen MSCI, BI Jamin Likuiditas Rupiah Memadai

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:44

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:16

BSI Himpun Dana Tabungan Haji Rp18 Triliun, Nasabah Gen Z Naik 30 Persen

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:15

Wilayah Berdekatan, Mengapa Jakarta Lebih Panas Saat Bogor Masih Diguyur Hujan?

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:03

KemenHAM Tampilkan Peta Pemenuhan Hak Dasar Hingga Tingkat Desa Berbasis Digital

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:35

Selengkapnya