Berita

Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto dalam acara Institut Kajian Strategis Universitas Kebangsaan Republik Indonesia, di Hotel Bidakara, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan/RMOL

Politik

Prabowo Bawa Gagasan Jokowinomics untuk Capai Target Indonesia Emas 2045

RABU, 16 AGUSTUS 2023 | 01:21 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Target Indonesia Emas 2045 terus dikejar untuk terealisasi oleh Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto dengan membawa gagasan Jokowinomics.

Hal tersebut disampaikan Prabowo saat berpidato dalam Seminar Ekonomi Universitas Kebangsaan Republik Indonesia, di Hotel Bidakara, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Selasa malam (15/8).

"Sekarang, kalau memang kita ingin mencapai Indonesia Emas 2045 caranya bagaimana? Ini yang saya yakini bahwa kita harus percaya mazhab, formula, rumus kita yaitu ekonomi Pancasila," ujar Prabowo.


Prabowo yang kini menjabat Menteri Pertahanan itu menjelaskan, esensi ekonomi Pancasila mengambil yang terbaik dari sistem ekonomi kapitalisme dan yang terbaik dari sistem ekonomi sosialisme.

Menurutnya, wujud nyata dari penggabungan dua sistem ekonomi tersebut ada pada kinerja dan program Presiden Joko Widodo, yang intinya berorientasi pada rakyat banyak dan berkeadilan secara nasional.

"Jokowinomics adalah aplikasi nyata dari ekonomi Pancasila, yaitu dalam bentuk program safety net unggulan yang di antaranya Kartu Indonesia Sehat, Kartu Indonesia Pintar, Kartu Sembako, Program Keluarga Harapan, dan BLT Dana Desa," urainya.

Lebih lanjut, Prabowo meyakini kebijakan Jokowi saat memerintah selama dua periode adalah untuk mengurangi kemiskinan dan pemerataan keseja rakyat.

"Dan itu harus kita akui bagaimana manfaat yang dirasakan rakyat kita. Sehingga, untuk kita menuju Indonesia Emas, kita sekarang perlu melakukan pengkajian secara rinci dan aplikatif," demikian Prabowo menambahkan.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Polda Metro Geledah Sembilan Lokasi Terkait Dugaan Korupsi Proyek Alat Konstruksi

Jumat, 18 September 2026 | 18:26

APBN Defisit Rp240 Triliun, IHSG-Rupiah Kompak Anjlok

Jumat, 18 September 2026 | 18:06

Sinopsis The Ordinary Jackpot, Drama Korea Terbaru Lee Jun-hyuk

Jumat, 18 September 2026 | 18:04

Usai Summarecon Agung, Rumah Anak Buah Nusron Wahid Digeledah KPK

Jumat, 18 September 2026 | 18:02

BNI Perkuat Peran Bank Sahabat Mahasiswa melalui Jatinangor Music Fest

Jumat, 18 September 2026 | 17:57

Geledah Kantor Summarecon Agung, Dokumen SHGB dan Bukti Elektronik Disita KPK

Jumat, 18 September 2026 | 17:48

Fahd A Rafiq Jadi Tersangka KPK 3 Kali, Ini Daftar Kasus yang Menjeratnya

Jumat, 18 September 2026 | 17:48

Kasus Summarecon Alarm Pembenahan Sistem Blokir Pertanahan

Jumat, 18 September 2026 | 17:42

Beda Influenza A dan Flu Biasa, Kenali Gejala dan Cara Membedakannya

Jumat, 18 September 2026 | 17:41

Paulus Tannos Tegaskan Tak Hindari Hukum, Minta Bukti Diuji Secara Adil

Jumat, 18 September 2026 | 17:28

Selengkapnya