Berita

Mark Zuckerberg vs Elon Musk/Net

Dunia

Pertarungan Elon Musk Vs Mark Zuckerberg akan Digelar di Italia

MINGGU, 13 AGUSTUS 2023 | 09:51 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pertarungan antara miliarder Elon Musk dengan Mark Zuckerberg akan berlangsung di Italia. Pemerintah Italia sendiri mengonfirmasi hal tersebut.

Di platform X miliknya, sebelumnya dikenal sebagai Twitter, Musk mengatakan pengaturan tentang pertarungan tersebut masih dikembangkan.

"Saya berbicara dengan Perdana Menteri Italia (Giorgia Meloni) dan Menteri Kebudayaan (Gennaro Sangiuliano). Mereka telah menyetujui lokasi yang epik," cuit Musk.


Musk sendiri berharap pertarungan akan berlangsung di Colosseum kuno, sebuah situs Warisan Dunia UNESCO. Ia bahkan memposting tentang gagasan tersebut pada akhir Juni.

Menteri Kebudayaan Italia Gennaro Sangiuliano mengonfirmasi dia berbicara dengan Musk tentang acara tersebut. Tetapi ia menyebut pertarungan tersebut tidak akan digelar di Roma.

Dalam sebuah pernyataan, Sangiuliano mengatakan acara tersebut akan menjadi ajang amal yang hebat. Nantinya pendapatan akan disumbangkan ke dua rumah sakit anak di Italia.

"Ini juga akan menjadi kesempatan untuk mempromosikan sejarah kita dan warisan arkeologi, seni, dan budaya kita dalam skala global," tambahnya.

Menurut Musk, pertarungan ini dikelola oleh yayasan yang ia dan Zuckerberg dirikan, bukan oleh Ultimate Fighting Championship (UFC), promotor seni bela diri campuran yang berbasis di Las Vegas.

Sementara itu di Threads, Zuckerberg mengaku siap untuk bertarung dengan Musk. Ia meminta publik untuk tidak memercayai informasi yang dibagikan Musk, termasuk tanggal pertarungan keduanya yang belum rilis secara resmi hingga saat ini.

"Jika dia pernah menyetujui tanggal yang sebenarnya, Anda akan mendengarnya dari saya. Sampai saat itu, harap asumsikan apa pun yang dia katakan belum disetujui," ujar Zuckerberg.

Musk dan Zuckerberg sepakat untuk bertanding setelah keduanya terlibat cekcok di media sosial lantaran Meta meluncurkan platform Threads yang menjadi pesaing Twitter pada awal Juli.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya