Berita

Ketua Komisi Uni Afrika Moussa Faki/Net

Dunia

Uni Afrika Dukung Intervensi Militer ECOWAS

SABTU, 12 AGUSTUS 2023 | 07:35 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Keputusan Komunitas Ekonomi Negara-Negara Afrika Barat (ECOWAS) untuk melancarkan intervensi militer ke Niger, mendapat dukungan dari Uni Afrika.

Dukungan itu disampaikan oleh Ketua Komisi Uni Afrika Moussa Faki Mahamat dalam sebuah pernyataan yang dipublikasikan n di situs web resmi pada Jumat (11/8).

Mahamat menyatakan keprihatinan tentang situasi di Niger dan menyerukan pembebasan segera Presiden Mohamed Bazoum, keluarganya, dan anggota pemerintah lainnya.


"Perlakuan seperti itu terhadap Presiden yang dipilih secara demokratis tidak dapat diterima. Bazoum Ditahan dalam kondisi yang sangat buruk," ungkapnya, seperti dimuat TASS.
Sekembalinya dari KTT di Abuja pada Kamis (10/8),  Presiden Pantai Gading Alassane Ouattara mengatakan bahwa para pemimpin ECOWAS telah setuju untuk melancarkan operasi militer di Niger "sesegera mungkin".

Ouattara menekankan bahwa Pantai Gading akan menyumbangkan satu batalion yang terdiri dari 850 dan 1.100 orang untuk operasi tersebut. Negara anggota seperti Benin, Nigeria, dan lainnya juga akan berpartisipasi.  

Di hari yang sama dengan keputusan ECOWAS, junta Niger dilaporkan telah mengancam akan membunuh Presiden Bazoum, seandainya ECOWAS melancarkan intervensi militer.

Akhir Juli lalu, sekelompok perwira militer dari pengawal Presiden Bazoum melakukan kudeta yang dipimpin oleh komandan Abdourahmane Tchiani.

Mereka mendeklarasikan kepemimpinan atas Niger. Sementara presiden Bazoum yang digulingkan dilaporkan masih tertahan di kediamannya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Wabah DBD Bangladesh Makin Parah, 42.590 Dirawat dan 117 Lainnya Meninggal Dunia

Senin, 07 September 2026 | 12:27

Purbaya Ajukan Anggaran Kemenkeu Rp49,8 Triliun di 2027

Senin, 07 September 2026 | 12:14

Public Expose Live 2026, 45 Emiten Siap Buka Kinerja dan Prospek Usaha

Senin, 07 September 2026 | 12:04

Kini Giliran Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kota Bengkulu Dipanggil KPK

Senin, 07 September 2026 | 11:53

Komisi VIII DPR Desak Pemerintah Perkuat Kesiapsiagaan Erupsi Gunung Api

Senin, 07 September 2026 | 11:41

Wamenhaj Tekankan Revitalisasi KBIHU dan Pelindungan Jemaah dari Travel Bermasalah

Senin, 07 September 2026 | 11:33

Harga Minyak Naik Lagi Sentuh Level 96 Dolar AS

Senin, 07 September 2026 | 11:25

Ombudsman Soroti Peredaran Narkoba dan Pungli di Lapas

Senin, 07 September 2026 | 11:21

Cadangan Devisa RI Agustus 2026 Capai Rp2.582 Triliun, Naik 1,2 Miliar Dolar AS

Senin, 07 September 2026 | 11:19

Belanja Mitigasi Jadi Investasi Hadapi Erupsi Gunung Api

Senin, 07 September 2026 | 11:12

Selengkapnya