Berita

Dino Patti Djalal/Ist

Politik

Dino Patti Djalal: AHY Harus Babak Belur Dulu Kalau mau Next Level

KAMIS, 10 AGUSTUS 2023 | 22:08 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) perlu merasakan jatuh bangun dan keterpurukan jika ingin derajatnya naik.

Begitu nasihat mantan Juru Bicara Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono, Dino Patti Djalal kepada AHY ketika menghadiri peluncuran buku berjudul Tetralogi Transformasi AHY.

Dino mengatakan ketika AHY memutuskan terjun ke dunia politik, dia berbicara dengan sang istri, bahwa langkah besar telah diambil putra pertama atasannya itu.


"Gimana next level itu? Dan yang saya bilang dan saya ingat waktu itu, saya bilang kalau masuk next level, AHY harus jatuh, harus kalah, harus babak belur, harus sakit, dan harus pernah membuat kesalahan," kata Dino di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Kamis (10/8).

"Otherwise, tidak ada orang yang bisa tumbuh kalau tidak babak belur, tidak sakit, tidak jatuh, dan tidak kalah," imbuhnya.

Lantas, Dino merasa bangga dengan AHY dengan langkahnya menjadi seorang politisi di Indonesia lantaran berhasil melalui gejolak yang ada di Partai Demokrat.

"Dan inilah yang terjadi, kita melihat ada peristiwa politik yang berkaitan dengan partai politik, Partai Demokrat, tapi that's how you prove your leadership dengan fight dan dengan fine," ujarnya.

Menurutnya, segala keterpurukan jika dilalui dengan baik, akan menjadi guru kehidupan terbaik untuk seluruh umat manusia, termasuk AHY.

"Dan kesalahan jadi guru, babak belur jadi guru, sakit jadi guru, jatuh jadi guru, dan lain sebagainya," tutupnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

DPR Minta Pengusaha Klub Malam Jangan Beri Ruang Peredaran Narkoba

Selasa, 09 Juni 2026 | 02:09

Telkom Bersama KIP Dukung Literasi Keterbukaan Informasi Publik

Selasa, 09 Juni 2026 | 01:45

Buku ‘Presiden Solusi’ Ulas Rekam Jejak Transformasi Prabowo

Selasa, 09 Juni 2026 | 01:20

Ratifikasi ILO C188 Jangan Ulangi Kesalahan Implementasi MLC 2006

Selasa, 09 Juni 2026 | 01:01

Miris! Purbaya Belum Siapkan Insentif buat Pedagang Tahu Tempe

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:42

Keanu Bantah Terima Duit Penipuan Jemaah Umrah Hanania

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:16

Ketum PPP Mardiono Dilaporkan ke Polisi, Dugaan Pemalsuan Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:12

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Bupati Muara Enim Dkk Langsung Digiring ke KPK Usai Terjaring OTT

Senin, 08 Juni 2026 | 23:45

Segel Gerai Tiffany & Co Dibuka Usai Sepakat Bayar Denda Rp97,49 M

Senin, 08 Juni 2026 | 23:16

Selengkapnya